Proyek Jalan Tol Akses Patimban Pakai Skema KPBU, Menteri Basuki Jajaki Minat Pasar
Kamis, 06 Mei 2021 - 20:53 WIB
Memakai skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk proyek Jalan Tol Akses Patimban dan Jembatan Batam Bintan, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono melakukan penjajakan minat pasar. Foto/Dok
JAKARTA - Memakai skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk proyek Jalan Tol Akses Patimban dan Jembatan Batam Bintan, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono melakukan penjajakan minat pasar (market sounding). Diterangkan ada beberapa perubahan dalam penyiapan kedua proyek tersebut dengan tujuan agar lebih menarik investor untuk melaksanakan kedua proyek ini secara KPBU.
"Kementerian PUPR bersama Kementerian Perhubungan mendapatkan loan untuk pembangunan Jalan Tol Akses Patimban, sehingga sifat proyeknya menjadi solicited atau prakarsa Pemerintah," ujar Menteri Basuki di Jakarta, Kamis (6/5/2021).
Baca Juga: Baru Diresmikan, Operasional Pelabuhan Patimban Sudah Mengundang Tanya
Dikatakan Menteri Basuki tujuan proyek ini adalah untuk percepatan pembangunan Jalan Tol Akses Patimban yang disinergikan dengan Pelabuhan Patimban agar pelabuhan tersebut bisa segera dimanfaatkan secara maksimal.
"Jalan ini juga akan menjadi bagian rencana pengembangan kawasan di Provinsi Jawa Barat ke depan," tambahnya.
Menteri Basuki berharap setelah proses market sounding ini akan segera dilakukan lelang (tender) sehingga konstruksi fisik proyek Jalan Tol Akses Patimban bisa dimulai pada tahun 2022.
"Kementerian PUPR bersama Kementerian Perhubungan mendapatkan loan untuk pembangunan Jalan Tol Akses Patimban, sehingga sifat proyeknya menjadi solicited atau prakarsa Pemerintah," ujar Menteri Basuki di Jakarta, Kamis (6/5/2021).
Baca Juga: Baru Diresmikan, Operasional Pelabuhan Patimban Sudah Mengundang Tanya
Dikatakan Menteri Basuki tujuan proyek ini adalah untuk percepatan pembangunan Jalan Tol Akses Patimban yang disinergikan dengan Pelabuhan Patimban agar pelabuhan tersebut bisa segera dimanfaatkan secara maksimal.
"Jalan ini juga akan menjadi bagian rencana pengembangan kawasan di Provinsi Jawa Barat ke depan," tambahnya.
Menteri Basuki berharap setelah proses market sounding ini akan segera dilakukan lelang (tender) sehingga konstruksi fisik proyek Jalan Tol Akses Patimban bisa dimulai pada tahun 2022.
Lihat Juga :