Anggaran Jumbo Infrastruktur dan Dana Abadi RI Angkat Optimisme Industri Semen
Minggu, 09 Mei 2021 - 07:31 WIB
Selain itu, pembentukan sovereign wealth funds (SWF) yang akan menarik investasi untuk proyek-proyek infrastruktur utama dan kemudian efek berkelanjutan dari proyek infrastruktur tersebut yang akan mendorong pembanganun konstruksi zona industri dan pabrik di daerah sekitar.
"Kami juga meyambut baik instruksi Kementerian Pekerjaan Umum Republik dan Perumahan RakyatRepublik Indonesia untuk penggunaan Semen Hijau (beton) dalam proyek-proyek Infrastruktur dan pemerintah lainnya," terangnya.
Ditambahkan, Indocement tentunya siap memproduksi dan memasok produk Semen Hijau tersebut baik dalam bentuk pasokan produk PCC, Duracem-Slag Cement dan juga jenis semen yang terbaru yaitu Semen Hidraulik yang sama tangguhnya dengan semen OPC yang sudah dikenal saat ini.
Terkait kinerja, pangsa pasar Indocement untuk periode kuartal I-2021 berada di tingkat 25,9%. Pertumbuhan pangsa pasar pada periode ini berada di luar Jawa dari 15,1% menjadi 16,1% didukung terutama telah beroperasinya secara optimal dua terminal perseroan di Pulau Sumatera dan satu floating terminal di Konawe, Sulawesi Tenggara yang secara efisien menopang pertumbuhan permintaan semen di daerah tersebut.
Tercatat pada kuartal I-2021 total volume penjualan bertumbuh 5,5% menjadi Rp4,21 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp3,99 triliun didukung peningkatan volume domestik 3,7% atau senilai Rp4,11 triliun dan juga volume ekspor sebesar Rp95 miliar atau melonjak 344,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp21 miliar.
"Kami juga meyambut baik instruksi Kementerian Pekerjaan Umum Republik dan Perumahan RakyatRepublik Indonesia untuk penggunaan Semen Hijau (beton) dalam proyek-proyek Infrastruktur dan pemerintah lainnya," terangnya.
Ditambahkan, Indocement tentunya siap memproduksi dan memasok produk Semen Hijau tersebut baik dalam bentuk pasokan produk PCC, Duracem-Slag Cement dan juga jenis semen yang terbaru yaitu Semen Hidraulik yang sama tangguhnya dengan semen OPC yang sudah dikenal saat ini.
Terkait kinerja, pangsa pasar Indocement untuk periode kuartal I-2021 berada di tingkat 25,9%. Pertumbuhan pangsa pasar pada periode ini berada di luar Jawa dari 15,1% menjadi 16,1% didukung terutama telah beroperasinya secara optimal dua terminal perseroan di Pulau Sumatera dan satu floating terminal di Konawe, Sulawesi Tenggara yang secara efisien menopang pertumbuhan permintaan semen di daerah tersebut.
Tercatat pada kuartal I-2021 total volume penjualan bertumbuh 5,5% menjadi Rp4,21 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp3,99 triliun didukung peningkatan volume domestik 3,7% atau senilai Rp4,11 triliun dan juga volume ekspor sebesar Rp95 miliar atau melonjak 344,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp21 miliar.
Lihat Juga :