IHSG Awal Pekan Diprediksi Bertaji, Proyeksi di Kisaran 5.740-5.850

Senin, 24 Mei 2021 - 07:48 WIB
Sebelumnya, IHSG ditutup turun 24,48 poin ke level 5.773 dengan saham ASII (-2,4 persen), TLKM (-1,2 persen), CPIN (-3,1 persen) dan BRIS (-3,6 persen) menjadi penekan hingga akhir sesi perdagangan setelah sebelumnya menguat optimis.

Investor mengambil langkah aman pasca laporan posisi neraca Transaksi Berjalan Indonesia yang kembali defisit USD1 miliar atau sebesar 0,4% dari PDB setelah kuartal sebelumnya mencatatkan surplus sebesar USD900 juta atau 0,3% PDB. Pertumbuhan aktivitas impor yang lebih tinggi dari ekspor menjadi faktor utamanya.

Sementara itu, mayoritas indeks saham Asia ditutup menguat di akhir pekan kecuali indeks CSI300 (-1,01%) yang turun sepersen. Indeks Nikkei (+0,78%), TOPIX (+0,46%) dan HangSeng (+0,03%) di zona positif. China kembali mengulangi peringatan untuk menindak penambang mata uang kripto sebagai bagian dari upaya untuk mengendalikan risiko keuangan.

Adapun Bursa Eropa bergerak menguat kecuali FTSE (-0,02%) yang ditutup moderat. Indeks DAX (+0,44%) dan CAC40 (+0,68%) naik karena prospek pelonggaran lockdown dan data indeks kinerja sektor jasa mengisyaratkan pemulihan.

Baca juga: Data BEI Satu Pekan, IHSG Ambruk Saat Kapitalisasi Pasar Kehilangan 2,79%
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!