Cegah Kasus Penggunaan Rapid Tes Antigen Bekas Tak Terulang, Begini Caranya

Selasa, 25 Mei 2021 - 21:37 WIB
"Selain itu juga dilakukan assessment secara berkala dengan Lembaga Sertifikasi terkait dengan sistem jaminan mutu,” ujar Direktur Utama PT Kimia Farma (Persero) Tbk, Verdi Budidarmo saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, Selasa (25/5/2021).

Pembenahan lain adalah penguatan sistem layanan digital. Misalnya, mengubah lembar form registrasi pemeriksaan manual menjadi online dan dilakukan secara mandiri oleh pelanggan.

Digitalisasi serupa juga berlaku untuk hasil rapid test antigen. Dimana hasil tes bisa diperoleh melalui QR Code. Sementara untuk pelacakan, manajemen memasang barcode setiap produk Kimia Farma. Langkah ini dilakukan secara bertahap

Manajemen juga meningkatkan pengawasan mutu layanan kepada pelanggan melalui kerja sama dengan Holding BUMN Farmasi, dan pihak terkait.

Senada, Direktur PT Bio Farma (Persero), Honesti Basyir memastikan, kasus tersebut tidak lagi terjadi. Sejumlah upaya mitigasi sudah disusun ulang, termasuk memberikan sanksi bagi pihak PT Kimia Farma Diagnostika (KFD).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!