ABM Investama Kantongi Kontrak Rp1,65 Triliun, Buat Apa?

Jum'at, 04 Juni 2021 - 20:10 WIB
Ilustrasi. FOTO/IST
JAKARTA - Seiring dengan pulihnya perekonomian global, ABM Investama optimistis ke depan tren di sektor pertambangan, khususnya batubara akan terus tumbuh positif. Berbagai strategi telah dipersiapkan guna mendorong performa Perseroan di sepanjang tahun 2021, mulai dari meningkatkan sinergi dalam Grup PT ABM Investama Tbk (ABM), meningkatkan volume dan kinerja operasional, melakukan cost review yang berkelanjutan, hingga mengeksplorasi peluang menambah cadangan batu bara.

Direktur Utama CK Feriwan Sinatra menjelaskan, CK senantiasa terus berupaya untuk menjawab tantangan bisnis di sektor energi dengan menetapkan arah yang tepat untuk meningkatkan kinerja secara berkelanjutan.Terlebih, ABM melalui anak usahanya, yaitu PT Cipta Kridatama (CK) tahun ini berhasil meraih perpanjangan kontrak kerjasama jasa pertambangan dengan PT Dizamatra Powerindo (DMP) senilai Rp 1,65 triliun yang berdurasi selama 5 tahun.



"Perpanjangan kontrak dengan DMP ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang CK agar dapat menjadi kontraktor pertambangan yang semakin kompetitif dan memiliki bisnis yang berkelanjutan menuju World Class Mining Contractor," jelas Feriawan di Jakarta, Jumat (4/6/2021).

Baca Juga: Bakal Kena PHK, Begini Nasib 2.700 Karyawan Giant
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!