BUMN Produksi Bom, Ledakannya Bisa Hancurkan Bangunan dan Bunker

Senin, 07 Juni 2021 - 19:27 WIB
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Pemerintah tengah mempersiapkan Holding BUMN Industri Pertahanan guna mengakselerasi kebutuhan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) TNI. Salah satu anggota holding, PT Dahana (Persero) tengah mengembangkan produk energetic material atau bahan peledak berupa bom dan propelan untuk matra pertahanan.

Salah satu produk bom unggulannya adalah Bom P Series untuk pesawat tempur Indonesia. Bom P Series besutan Dahana itu diproduksi untuk digunakan pesawat standar Rusia.



Direktur Teknologi & Pengembangan Dahana, Wildan Widarman menyebut, bahan peledak TNT, Bom P Series yang terdiri dari Bom P-100L, P-250L, dan P-500L memiliki kemampuan ledak dengan efek pecahan yang dapat menghancurkan bangunan, pondasi bunker, serta benda bergerak di area yang luas.

Baca juga: Andi Widjajanto Ragu PT TMI Monopoli Pengadaan Alutsista Rp1.760 Triliun

Bahkan, Bom P Series masuk ke dalam kategori bom High Drags General Purpose (HDGP) yang terbagi menjadi empat bagian utama seperti, Noze Fuse Bom Assembly, Suspension Lugs Bom, Body Bom Assembly, dan Tail Bom Assembly.

Sementara itu, kapasitas produksi masing-masing bom berkisar di 3.000 pcs/tahun Bom P-100L, 2000 pcs/tahun Bom P-250L, serta 1000 pcs/tahun Bom P-500L. “Ketiga Bom P Series ini memiliki tipe fuze bom yang sama, yaitu AVU-ETM/AVU-ETMA,” ujarnya, Senin (7/6/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!