Temuan Cadangan Migas Baru di Kalimantan Jadi Bukti Prospek RI Masih Besar
Selasa, 08 Juni 2021 - 14:10 WIB
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan menilai, penemuan cadangan minyak dan gas (migas) di lepas pantai Kalimantan Timur memberikan sinyal bahwa Indonesia masih memiliki potensi cadangan migas yang cukup besar.
Temuan cadangan migas ini setelah dilakukan kegiatan pemboran sumur appraisal Maha-2 di Wilayah Kerja West Ganal. Pemboran dimulai pada tanggal 16 April 2021 dan mencapai kedalaman akhir yaitu 2.970 meter dengan kedalaman air 1.115 meter pada tanggal 12 Mei 2021.
"Ini salah satu sinyal bahwa Indonesia masih punya cadangan migas yang cukup besar dan ini bukan sinyal yang pertama. Sinyal sebelumnya di blok West Madura pun sudah ditemukan. Saya kira dengan penemuan cadangan migas yang dilakukan Eni menambah sinyal bahwa industri migas kita belum sunset," ujarnya saat dihubungi, Selasa (8/6/2021).
Baca juga: Kabar Baik dari Kalimantan, Ditemukan Cadangan Gas di Lepas Pantai
Temuan cadangan migas ini setelah dilakukan kegiatan pemboran sumur appraisal Maha-2 di Wilayah Kerja West Ganal. Pemboran dimulai pada tanggal 16 April 2021 dan mencapai kedalaman akhir yaitu 2.970 meter dengan kedalaman air 1.115 meter pada tanggal 12 Mei 2021.
"Ini salah satu sinyal bahwa Indonesia masih punya cadangan migas yang cukup besar dan ini bukan sinyal yang pertama. Sinyal sebelumnya di blok West Madura pun sudah ditemukan. Saya kira dengan penemuan cadangan migas yang dilakukan Eni menambah sinyal bahwa industri migas kita belum sunset," ujarnya saat dihubungi, Selasa (8/6/2021).
Baca juga: Kabar Baik dari Kalimantan, Ditemukan Cadangan Gas di Lepas Pantai
Lihat Juga :