Awas! IHSG Berada di Area Distribusi, Rawan Aksi Ambil Untung
Rabu, 09 Juni 2021 - 17:58 WIB
Menurut Dimas, kondisi saat ini memang untuk trading jangka pendek. Dia menjelaskan, market juga masih menunggu berbagai sentimen, baik dari luar negeri maupun dalam negeri. Salah satunya data inflasi dari Amerika Serikat (AS).
Baca juga:9 Negara Hamburkan Rp1.027 Triliun untuk Bom Nuklir, Ini Rinciannya
“Sentimen dari luar terkait dengan inflasi dan juga tapering off yang kemungkinan di Amerika ya. Tapi kalau kita lihat, The Fed masih melakukan dovish ketika akan menaikkan suku bunga di 2023. Jadi, memang sifatnya investor masih wait and see dulu,” ujar dia.
Sementara itu pada penutupan sesi perdagangan hari ini, sejumlah penguatan dan pelemahan juga terjadi di beberapa indeks lainnya. MNC36 naik 0,18% ditutup di level 302.56, JII turun 0,26% ditutup di level 564,06, dan LQ45 naik 0,46% dan ditutup di level 898,91.
Baca juga:9 Negara Hamburkan Rp1.027 Triliun untuk Bom Nuklir, Ini Rinciannya
“Sentimen dari luar terkait dengan inflasi dan juga tapering off yang kemungkinan di Amerika ya. Tapi kalau kita lihat, The Fed masih melakukan dovish ketika akan menaikkan suku bunga di 2023. Jadi, memang sifatnya investor masih wait and see dulu,” ujar dia.
Sementara itu pada penutupan sesi perdagangan hari ini, sejumlah penguatan dan pelemahan juga terjadi di beberapa indeks lainnya. MNC36 naik 0,18% ditutup di level 302.56, JII turun 0,26% ditutup di level 564,06, dan LQ45 naik 0,46% dan ditutup di level 898,91.
(uka)
Lihat Juga :