Utang PLN Capai Ratusan Triliun, Faisal Basri: Tidak Dipakai Foya-Foya

Senin, 14 Juni 2021 - 20:52 WIB
Ekonom senior Faisal Basri menerangkan, utang PLN tidak dipakai untuk foya-foya, melainkan hampir semuanya buat investasi. Foto/Dok
JAKARTA - Ekonom senior Faisal Basri menerangkan, utang PLN tidak dipakai untuk foya-foya, melainkan hampir semuanya buat investasi . Menurut dia, peningkatan jumlah utang PLN jauh di bawah investasi dan nilai aset BUMN itu. Faisal menyebutkan PLN mencatatkan utang Rp451 triliun pada 2020 atau turun Rp2 triliun dibanding 2019.

"Utang PLN tidak dipakai untuk foya-foya. Hampir semua dipakai untuk investasi. Hanya sebagian kecil untuk menjaga cashflow (arus kas)," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (14/6/2021).



Baca Juga: Soal Urusan Aset BUMN, PLN Paling Besar Kalahkan Pertamina dan 4 Bank Himbara

Menurut dia, hal itu karena PLN mencatatkan penambahan utang Rp199 triliun pada periode 2015-2020. Sebaliknya, nilai investasi PLN pada periode yang sama mencapai Rp448 triliun, lebih banyak dibanding keseluruhan penambahan utang PLN di periode 2015-2020.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!