OJK Optimis Indonesia Jadi Pusat Keuangan Syariah di Dunia

Jum'at, 25 Juni 2021 - 23:17 WIB
Tirta menilai, jumlah tersebut sangat potensial menjadi customer bagi lembaga keuangan syariah di dalam negeri. "Inilah yang seharusnya lebih mendalami syariah Islam adalah potential customer yang sangat besar bagi ekonomi keuangan syariah," ucapnya.

Untuk market share, perbankan syariah mencatat 6,4 persen, dan disusul Industri Keuangan Non Bank (IKNB) syariah 4,4 persen. Kemudian pasar modal syariah di level 17,3 persen.

Meski begitu, Tirtamengakui bahwa tingkat literasi dan inklusi masyarakat terhadap ekonomi dan keuangan syariah masih rendah. Di mana, masih berada di angka 8,93 persen. Sementara, tingkat literasi keuangan rata-rata nasional yang mencapai 38 persen.

"Survei Nasional Keuangan Indonesia 2019 menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan syariah itu hanya 8,93 persen, dengan kata lain hanya 9 dari 100 orang dewasa Indonesia yang mengenal produk keuangan syariah dengan baik," katanya. CM
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!