Terdampak Covid-19, Erick Ingin Rampingkan Klaster BUMN
Selasa, 26 Mei 2020 - 18:37 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Foto/SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) menyatakan pandemi virus corona ( Covid-19 ) telah berdampak terhadap kinerja perusahaan BUMN. Menteri BUMN Erick Thohir bahkan menyebut hanya 10% perusahaan negara yang berkinerja baik, sisanya terkena dampak pandemi Covid-19.
"Sebanyak 90% perusahaan BUMN terkena dampak Covid-19, hanya 10% yang bertahan," ujar Menteri Erick di Jakarta, Selasa (26/5/2020).
Erick menerangkan hanya perusahaan sektor telekomunikasi, farmasi, dan perkebunan yang berhubungan dengan makanan yang tidak terdampak.
Untuk mengatasi dampak ini, Erick mengatakan pihaknya telah menyiapkan strategi demi memperkuat BUMN, salah satunya melakukan efisiensi yakni merampingkan 27 klaster BUMN menjadi 12 klaster sehingga lebih fokus pada bisnis inti. Aktivitas Bisnis Kembali Dibuka, Erick Thohir: 86% BUMN Sudah Siap
"Sebanyak 90% perusahaan BUMN terkena dampak Covid-19, hanya 10% yang bertahan," ujar Menteri Erick di Jakarta, Selasa (26/5/2020).
Erick menerangkan hanya perusahaan sektor telekomunikasi, farmasi, dan perkebunan yang berhubungan dengan makanan yang tidak terdampak.
Untuk mengatasi dampak ini, Erick mengatakan pihaknya telah menyiapkan strategi demi memperkuat BUMN, salah satunya melakukan efisiensi yakni merampingkan 27 klaster BUMN menjadi 12 klaster sehingga lebih fokus pada bisnis inti. Aktivitas Bisnis Kembali Dibuka, Erick Thohir: 86% BUMN Sudah Siap
Lihat Juga :