Airlangga Ungkap Sederet Jurus untuk Meningkatkan Ekspor UMKM
Rabu, 30 Juni 2021 - 17:23 WIB
Ketiga, Airlangga mengatakan, pemerintah akan melakukan penetrasi ekspor ke negara non-tradisional market seperti Afrika, Timur Tengah, Eurasia, dan Amerika Latin. Lalu, keempat, yaitu utilisasi perjanjian dagang baik ETE, FTE, dan CEPA.
Baca juga:Piagam Madinah dan Terusirnya Kaum Yahudi dari Tanah Suci
"Kelima, implementasi dari reformasi regulasi melalui UU Cipta Kerja, yaitu penyederhanaan, kepastian dalam proses perizinan, dan persetujuan ekspor impor," ucapnya.
Tidak hanya itu, pemerintah juga mendorong kepada pelaku UMKM agar go digital ke sejumlah platform digital dan program lainnya seperti Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GNBBI).
"Program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia hingga akhir tahun 2020 terdapat 11,7 juta UMKM on board dan diharapkan jumlah UMKM yang go digital akan mencapai 30 juta UMKM," tuturnya.
Baca juga:Piagam Madinah dan Terusirnya Kaum Yahudi dari Tanah Suci
"Kelima, implementasi dari reformasi regulasi melalui UU Cipta Kerja, yaitu penyederhanaan, kepastian dalam proses perizinan, dan persetujuan ekspor impor," ucapnya.
Tidak hanya itu, pemerintah juga mendorong kepada pelaku UMKM agar go digital ke sejumlah platform digital dan program lainnya seperti Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GNBBI).
"Program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia hingga akhir tahun 2020 terdapat 11,7 juta UMKM on board dan diharapkan jumlah UMKM yang go digital akan mencapai 30 juta UMKM," tuturnya.
(uka)
Lihat Juga :