Jadi Induk Holding Ultra Mikro, Saham BRI Bisa Tembus Rp5.300

Selasa, 13 Juli 2021 - 13:33 WIB
Dia melanjutkan rasio kecukupan modal BRI mampu naik menjadi 23 persen dari 19,8 persen pada kuartal pertama tahun ini. Rasio kecukupan modal ini menurutnya adalah kekuatan BRI untuk mendukung PNM dan Pegadaian agar lebih agresif dalam melakukan ekspansi pada segmen ultra mikro nasional. "CAR-nya itu akan bisa naik lagi. Artinya kekuatan modalnya kuat," ungkapnya.

Di sisi lain, Suria pun menyoroti kemampuan masyarakat untuk berpartisipasi dalam penerbitan saham baru BRI. Lantaran harga saham BBRI yang dianggapnya cukup mahal. Hal itu menurutnya kendala umum bagi emiten blue chip.

"Kalau bisa terserap semua (saham right issue) itu bagus. Tapi memang ini adalah kendala umum emiten blue chip dalam menerbitkan saham baru. Harganya pasti tinggi dan penghimpunan dananya pasti besar," bebernya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!