Vaksin Berbayar Batal, Saham Kimia Farma Terkoreksi
Senin, 19 Juli 2021 - 17:35 WIB
Al Fatih melihat jika diambil pembelajaran dari pemerintah juga masyarakat, keputusan yang sering kali berubah-ubah akan memungkinkan perusahaan farmasi mengalami tekanan. Selain itu kalau dilihat menurut penurunan pada saham KAEF, Al Fatih menilai sudah ada pergerakan penurunan sejak Februari.
Baca juga:Jelang Olimpiade Tokyo 2020: Sehari Mendarat, Tim Angkat Besi Langsung Latihan
"Kita lihat tadi KAEF itu mengalami penurunan, memang polanya pergerakan penurunan dari Februari kemudian breakout. Nah jadi di 3.190 itu udah targetnya. Memang wajar telah capai target, dan ternyata tidak ada lagi momentum yang bisa mendorong lagi. Akhirnya terjadi koreksi," katanya.
Untuk rekomendasi harga KAEF, Al Fatih memberikan titik penentuannya ada di Rp3.120. "Jadi kalau itu tembus, sebaiknya jual saja sebenarnya sekarang. Karena kalau naik, dia akan bertahan di resisten 3.300," ujarnya.
Baca juga:Jelang Olimpiade Tokyo 2020: Sehari Mendarat, Tim Angkat Besi Langsung Latihan
"Kita lihat tadi KAEF itu mengalami penurunan, memang polanya pergerakan penurunan dari Februari kemudian breakout. Nah jadi di 3.190 itu udah targetnya. Memang wajar telah capai target, dan ternyata tidak ada lagi momentum yang bisa mendorong lagi. Akhirnya terjadi koreksi," katanya.
Untuk rekomendasi harga KAEF, Al Fatih memberikan titik penentuannya ada di Rp3.120. "Jadi kalau itu tembus, sebaiknya jual saja sebenarnya sekarang. Karena kalau naik, dia akan bertahan di resisten 3.300," ujarnya.
(uka)
Lihat Juga :