Ketidakpastian Pasar Keuangan Global Tak Bikin Rupiah Ajrut-ajrutan
Kamis, 22 Juli 2021 - 23:00 WIB
Foto/ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan pergerakan nilai tukar rupiah relatif terkendali di tengah meningkatnya ketidakpastian di pasar keuangan global. Nilai tukar Rupiah per 21 Juli 2021 melemah 0,29% secara point to point dan 1,14% secara rerata dibandingkan dengan level akhir Juni 2021.
Baca juga:Emile Smith-Rowe Sepakati Kontrak Jangka Panjang di Arsenal
"Perkembangan nilai tukar rupiah tersebut dipengaruhi penyesuaian aliran modal keluar dari negara berkembang yang didorong oleh perilaku flight to quality, di tengah pasokan valas domestik yang masih memadai," kata Perry saat melaporkan hasil rapat dewan gubernur BI, Kamis (22/7/2021).
Dengan perkembangan tersebut, rupiah sampai dengan 21 Juli 2021 mencatat depresiasi sekitar 3,39% (ytd) dibandingkan dengan level akhir 2020. Angka itu relatif lebih rendah dibandingkan depresiasi dari mata uang sejumlah negara berkembang lainnya.
Baca juga:Emile Smith-Rowe Sepakati Kontrak Jangka Panjang di Arsenal
"Perkembangan nilai tukar rupiah tersebut dipengaruhi penyesuaian aliran modal keluar dari negara berkembang yang didorong oleh perilaku flight to quality, di tengah pasokan valas domestik yang masih memadai," kata Perry saat melaporkan hasil rapat dewan gubernur BI, Kamis (22/7/2021).
Dengan perkembangan tersebut, rupiah sampai dengan 21 Juli 2021 mencatat depresiasi sekitar 3,39% (ytd) dibandingkan dengan level akhir 2020. Angka itu relatif lebih rendah dibandingkan depresiasi dari mata uang sejumlah negara berkembang lainnya.
Lihat Juga :