Digerus Digitalisasi, Lama-lama Uang Tunai Malah 'Tak Laku'

Jum'at, 23 Juli 2021 - 00:01 WIB
Foto/ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Di tengah era digitalisasi yang kian agresif akibat pandemi, membuat masyarakat Indonesia kian mentap menggunakan transaksi non-tunai . Jenis transkasi tanpa uang tunai itu seolah sudah menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Makanya, Bank Indonesia (BI) pun terus mempercepat digitalisasi sistem pembayaran untuk akselerasi ekonomi keuangan digital dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, transaksi ekonomi dan keuangan digital tumbuh tinggi seiring meningkatnya akseptasi dan preferensi masyarakat untuk berbelanja daring, perluasan dan kemudahan sistem pembayaran digital, serta akselerasi digital banking.



Baca juga:Persiapan Menjelang Usia 40 Tahun

"Bank Indonesia terus mempercepat implementasi kebijakan sistem pembayaran sesuai BSPI 2025 dalam rangka mendorong akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan yang inklusif dan efisien. Caranya, antara lain peningkatan transaksi dan perluasan merchant QR Code Indonesian Standard (QRIS), penyaluran bansos pemerintah, penguatan ekosistem industri sistem pembayaran," kata Perry saat melaporkan hasil Rapat Dewan Gubernur BI, Kamis (22/7/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!