Digerus Digitalisasi, Lama-lama Uang Tunai Malah 'Tak Laku'

Jum'at, 23 Juli 2021 - 00:01 WIB
Diketahui nilai transaksi e-commerce pada triwulan I dan II 2021 meningkat 63,36% (yoy) menjadi Rp186,75 triliun, dan diproyeksikan meningkat 48,4% (yoy) mencapai Rp395 triliun untuk keseluruhan 2021. Sementara, nilai transaksi uang elektronik (UE) pada triwulan I dan II 2021 meningkat 41,01% (yoy) mencapai Rp132,03 triliun, dan diproyeksikan tumbuh 35,7% (yoy) mencapai Rp278 triliun untuk keseluruhan tahun 2021.

Baca juga:Jejak Riak Kuno Dampak Tabrakan Asteroid Pemusnah Dinosaurus Ditemukan

Demikian pula nilai transaksi digital banking pada triwulan I dan II 2021 meningkat 39,39% (yoy) menjadi Rp17.901,76 triliun, dan diproyeksikan meningkat 30,1% (yoy) mencapai Rp35.600 triliun untuk keseluruhan tahun 2021.

Di sisi tunai, uang kartal yang diedarkan (UYD) pada Juni 2021 mencapai Rp832,4 triliun, meningkat 11,74% (yoy). "Bank Indonesia tetap memastikan ketersediaan uang rupiah untuk memenuhi kebutuhan uang masyarakat di seluruh wilayah NKRI dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," kata Perry.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!