Berbekal Rp15 Juta, Bekti Bisa Raup Untung Hingga Rp14 Miliar dari Scalping
Senin, 02 Agustus 2021 - 07:30 WIB
Bekti Sutikna bersama keluarganya. Foto/Instagram
JAKARTA - Bekti Sutikna menjadi full time scalper dengan perjalanan yang tidak singkat. Bekti merupakan sosok trader yang berasal dari Yogyakarta dan mulai berinvestasi saham sejak tahun 2008 saat era krisis keuangan.
Bekti memulai dengan hanya berbekal Rp15 juta pada November 2008. Saat itu dia bingung ingin trading atau investasi. "Saya mulai 2008, mau invest apa trading, pertama saya investasi saham dulu," ujar Bekti dalam diskusi Scalping x Bektomology, Minggu (1/8/2021).
Baca juga: Bekti Sutikna Ungkap Scalping Saham Mudah Asal Konsisten
Setahun berlalu, pada 2009 Bekti memilih metode scalping, sudah bisa meraup cuan ratusan juta, namun ia melakukan kesalahan. "Saya lupa membaca buku dan teori, nah alhasil kesalahan saya pada market yang bullies. Hal yang terjadi pada diri saya merasa paling hebat, pikiran saja imajinasi, di 2010 profit saya lenyap minus 85%," kenang dia.
Bekti memulai dengan hanya berbekal Rp15 juta pada November 2008. Saat itu dia bingung ingin trading atau investasi. "Saya mulai 2008, mau invest apa trading, pertama saya investasi saham dulu," ujar Bekti dalam diskusi Scalping x Bektomology, Minggu (1/8/2021).
Baca juga: Bekti Sutikna Ungkap Scalping Saham Mudah Asal Konsisten
Setahun berlalu, pada 2009 Bekti memilih metode scalping, sudah bisa meraup cuan ratusan juta, namun ia melakukan kesalahan. "Saya lupa membaca buku dan teori, nah alhasil kesalahan saya pada market yang bullies. Hal yang terjadi pada diri saya merasa paling hebat, pikiran saja imajinasi, di 2010 profit saya lenyap minus 85%," kenang dia.
Lihat Juga :