Sertifikat Vaksin Covid-19 Diusulkan Jadi Syarat Dapat BLT
Kamis, 05 Agustus 2021 - 15:49 WIB
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
JAKARTA - Mantan Menteri Keuangan sekaligus Ekonom dari Universitas Indonesia (UI) Chatib Basri mengusulkan kepada pemerintah agar Bantuan Langsung Tunai (BLT) bisa dibuat dalam bentuk Cash For Vaksin (CVF) . Hal ini dimaksudkan agar masyarakat bisa segera melakukan vaksinasi dan sertifikatnya bisa digunakan sebagai syarat perolehan BLT.
Ia mengatakan, jika usulan ini dilakukan, maka percepatan vaksinasi pemerintah bisa segera tercapai. Sebab seperti yang diketahui, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum melakukan suntik vaksinasi. “Jadi kalau orang mau dapat cash, dia (penerima BLT) harus vaksin. Dengan begitu maka prosesnya akan menjadi lebih cepat,” ujarnya dalam webinar Dialog Ekonomi, Kamis (5/8/2021).
Baca Juga: Kemenkes Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Masih Aman
Menurutnya, apabila usulan ini bisa dilakukan dengan asumsi bahwa supply vaksinnya bisa terpenuhi. Sehingga jika vaksin terpenuhi, maka ada insentif untuk orang melakukan vaksinasi."Karena saya percaya kalau herd immunity terjadi maka kita bisa mengulangi apa yang kita bisa alami di kuartal II," ucap dia. “Jadi, bansos diberikan tetapi juga bisa dipikirkan lagi dengan metode Cash For Vaksin ini,” tutupnya.
Ia mengatakan, jika usulan ini dilakukan, maka percepatan vaksinasi pemerintah bisa segera tercapai. Sebab seperti yang diketahui, masih banyak masyarakat Indonesia yang belum melakukan suntik vaksinasi. “Jadi kalau orang mau dapat cash, dia (penerima BLT) harus vaksin. Dengan begitu maka prosesnya akan menjadi lebih cepat,” ujarnya dalam webinar Dialog Ekonomi, Kamis (5/8/2021).
Baca Juga: Kemenkes Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Masih Aman
Menurutnya, apabila usulan ini bisa dilakukan dengan asumsi bahwa supply vaksinnya bisa terpenuhi. Sehingga jika vaksin terpenuhi, maka ada insentif untuk orang melakukan vaksinasi."Karena saya percaya kalau herd immunity terjadi maka kita bisa mengulangi apa yang kita bisa alami di kuartal II," ucap dia. “Jadi, bansos diberikan tetapi juga bisa dipikirkan lagi dengan metode Cash For Vaksin ini,” tutupnya.
Lihat Juga :