Perkuat Riset dan Kembangkan Teknologi, Pupuk Indonesia Dorong Milenial Lirik Pertanian
Kamis, 05 Agustus 2021 - 20:27 WIB
Untuk penguatan riset, lanjut Nugroho, Pupuk Indonesia antara lain mendirikan Indonesia Fertilizer Research Institute yang akan menjadi pusat riset produk, inovasi maupun kebijakan, bukan hanya di sektor pupuk tapi teknologi pertanian secara luas. Pupuk Indonesia juga intens menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Sedangkan untuk pemanfaatan teknologi, Pupuk Indonesia sedang memperkuat digitalisasi pertanian 4.0, budidaya pertanian presisi, mengampanyekan pemupukan berimbang, dan sebagainya.
Nugroho berharap penguatan riset dan pemanfaatan teknologi ini dapat mendorong produktivitas pertanian, menaikkan pendapatan dan kesejahteraan petani, hingga pada akhirnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan tren pemulihan ekonomi dan pemanfaatan teknologi, Nugroho yakin bahwa sektor pertanian akan semakin dilirik oleh generasi muda atau milenial.
“Ketertarikan tersebut sudah mulai tampak dengan munculnya banyak start-up di bidang pertanian hingga pada meningkatnya tren urban farming,” ujarnya.
Keterlibatan milenial dalam sektor pertanian menjadi sangat penting. Mengingat sejumlah riset menyebutkan bahwa mayoritas petani Indonesia saat ini berusia lebih dari 45 tahun dengan tingkat pendidikan rendah. Sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam memanfaatkan hasil riset dan teknologi pertanian.
Baca juga:Jusuf Hamka Dermakan Tanahnya untuk Jadi Makam Pasien Covid-19, Kisahnya dalam Hotman Paris Show Malam Ini
Nugroho berharap penguatan riset dan pemanfaatan teknologi ini dapat mendorong produktivitas pertanian, menaikkan pendapatan dan kesejahteraan petani, hingga pada akhirnya meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan tren pemulihan ekonomi dan pemanfaatan teknologi, Nugroho yakin bahwa sektor pertanian akan semakin dilirik oleh generasi muda atau milenial.
“Ketertarikan tersebut sudah mulai tampak dengan munculnya banyak start-up di bidang pertanian hingga pada meningkatnya tren urban farming,” ujarnya.
Keterlibatan milenial dalam sektor pertanian menjadi sangat penting. Mengingat sejumlah riset menyebutkan bahwa mayoritas petani Indonesia saat ini berusia lebih dari 45 tahun dengan tingkat pendidikan rendah. Sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam memanfaatkan hasil riset dan teknologi pertanian.
Baca juga:Jusuf Hamka Dermakan Tanahnya untuk Jadi Makam Pasien Covid-19, Kisahnya dalam Hotman Paris Show Malam Ini
Lihat Juga :