Jadi Bank Internasionalnya Indonesia, BNI Siap Antar UMKM ke Pasar Global
Senin, 09 Agustus 2021 - 16:58 WIB
"Ini era baru, era digital. Jika mau belajar dan kolaborasi, kita bisa dapat peluang, akses modal, keterampilan, bahkan akses pasar baik di dalam dan luar negeri. Sebagai contoh, peluang bisnis bukan lagi andalkan tetangga sekitar sebagai pasar tetapi juga seantero Indonesia, bahkan ke tingkat global. Seperti yang dilakukan BNI, yang sudah membuka jalan bagi UMKM agar go global menembus pasar Eropa melalui London," jelasnya dalam siaran pers, Senin (9/8/2021).
Di bagian lain, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menyebutkan bahwa saat ini, kredit di kantor cabang luar negeri BNI tercatat sebesar USD3,7 miliar. Sebanyak 93% dari portofolio kredit tersebut menurutnya merupakan Indonesia-related business.
Royke juga memastikan bahwa kantor cabang luar negeri BNI dapat berperan dalam pengembangan UMKM Indonesia yang merupakan nasabah BNI domestik. Antara lain dengan memberikan layanan advisory, khususnya mengenai market insight, akses kepada potential buyer, regulasi lokal terkait custom and tax, dan lain-lain.
Salah satu pelaku usaha Diaspora Indonesia yang hingga saat ini telah memperoleh fasilitas pembiayaan dari Kantor Cabang Luar Negeri BNI adalah Surya Trading Co., Ltd. - Hong Kong yang bergerak di bidang perdagangan retail makanan dan minuman.
Berkat dukungan dan total solusi perbankan yang disediakan oleh BNI Hong Kong, Surya Trading Co., Ltd. saat ini telah memiliki 11 toko/supermarket yang berlokasi di Hong Kong dan aktif melakukan suplai barang kebutuhan sehari-hari produksi Indonesia ke 80 toko afiliasinya di Hong Kong.
"Untuk mendukung program tersebut, telah disiapkan skema pembiayaan khusus, dan kantor cabang luar negeri telah melakukan penjajakan terhadap potensi pembiayaan kepada UMKM diaspora di negara masing-masing. Ke depan, pembiayaan diaspora Indonesia akan menjadi sumber pertumbuhan baru di segenap kantor cabang luar negeri," ungkap Royke.
Di bagian lain, Direktur Utama BNI Royke Tumilaar menyebutkan bahwa saat ini, kredit di kantor cabang luar negeri BNI tercatat sebesar USD3,7 miliar. Sebanyak 93% dari portofolio kredit tersebut menurutnya merupakan Indonesia-related business.
Royke juga memastikan bahwa kantor cabang luar negeri BNI dapat berperan dalam pengembangan UMKM Indonesia yang merupakan nasabah BNI domestik. Antara lain dengan memberikan layanan advisory, khususnya mengenai market insight, akses kepada potential buyer, regulasi lokal terkait custom and tax, dan lain-lain.
Salah satu pelaku usaha Diaspora Indonesia yang hingga saat ini telah memperoleh fasilitas pembiayaan dari Kantor Cabang Luar Negeri BNI adalah Surya Trading Co., Ltd. - Hong Kong yang bergerak di bidang perdagangan retail makanan dan minuman.
Berkat dukungan dan total solusi perbankan yang disediakan oleh BNI Hong Kong, Surya Trading Co., Ltd. saat ini telah memiliki 11 toko/supermarket yang berlokasi di Hong Kong dan aktif melakukan suplai barang kebutuhan sehari-hari produksi Indonesia ke 80 toko afiliasinya di Hong Kong.
"Untuk mendukung program tersebut, telah disiapkan skema pembiayaan khusus, dan kantor cabang luar negeri telah melakukan penjajakan terhadap potensi pembiayaan kepada UMKM diaspora di negara masing-masing. Ke depan, pembiayaan diaspora Indonesia akan menjadi sumber pertumbuhan baru di segenap kantor cabang luar negeri," ungkap Royke.
Lihat Juga :