Duh Baru 2% Usia Produktif yang Berinvestasi di Pasar Modal
Rabu, 11 Agustus 2021 - 09:14 WIB
Di sisi lain, fitur Bibit Bareng juga membuat investasi reksa dana tetap mudah, praktis, dan fun, khususnya bagi investor pemula yang masih ragu untuk berinvestasi. Di Indonesia, fakta bahwa baru 2% dari total jumlah penduduk usia produktif yang berinvestasi di pasar modal mendorong Bibit untuk menjadikan akses terhadap produk-produk investasi di pasar modal kian terbuka dan inklusif bagi siapa saja terlepas dari latar belakang mereka.
Baca Juga : 138 Mal di Jakarta Dibuka Lagi, Ingat! Tetap Taat Protkes
Ke depannya, Bibit akan terus menghadirkan fitur-fitur inovatif lainnya yang relevan dengan persoalan sehari-hari yang dihadapi oleh para pengguna dan investor ritel di Indonesia. “Kami berharap agar kehadiran fitur Bibit Bareng memotivasi generasi muda dan para investor pemula untuk mulai berinvestasi di pasar modal karena di Bibit, kami meyakini, siapa saja berhak atas masa depan yang lebih baik melalui investasi yang dilakukan dengan cara yang tepat berdasarkan profil risiko, kondisi keuangan, dan tujuan investasi setiap orang,” tutup Sigit.
Baca Juga : 138 Mal di Jakarta Dibuka Lagi, Ingat! Tetap Taat Protkes
Ke depannya, Bibit akan terus menghadirkan fitur-fitur inovatif lainnya yang relevan dengan persoalan sehari-hari yang dihadapi oleh para pengguna dan investor ritel di Indonesia. “Kami berharap agar kehadiran fitur Bibit Bareng memotivasi generasi muda dan para investor pemula untuk mulai berinvestasi di pasar modal karena di Bibit, kami meyakini, siapa saja berhak atas masa depan yang lebih baik melalui investasi yang dilakukan dengan cara yang tepat berdasarkan profil risiko, kondisi keuangan, dan tujuan investasi setiap orang,” tutup Sigit.
(dar)
Lihat Juga :