DJPPR Kemenkeu Tantang Anak Muda Ciptakan Ide Edukasi Keuangan dan Investasi
Minggu, 15 Agustus 2021 - 23:40 WIB
Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu) menantang generasi milennial untuk berinovasi menciptakan edukasi keuangan dan investasi lewat InFest Inkubasi 2021. Foto/Dok
JAKARTA - Kemajuan teknologi dan komunikasi berdampak pada berkembangnya pengetahuan di berbagai bidang, termasuk sektor keuangan dan investasi. Melihat fenomena itu, Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR Kemenkeu ) menantang generasi milennial untuk berinovasi menciptakan edukasi keuangan dan investasi lewat InFest Inkubasi 2021.
Kabag Organisasi, Tata Laksana dan Layanan Informasi DJPPR, Anton Fairdian mengatakan, tantangan ini bertujuan untuk membangun literasi keuangan dan investasi yang mulai digandrungi generasi millennial.
“Jadi, kami ingin melihat masyarakat dari mulai masyarakat awam yang mau menabung, menuju masyarakat melek finansial. Dalam arti melek menuju masyarakat yang berpengetahuan penuh dengan investasi,” kata Anton melalui keterangan yang diterima, Minggu (15/8/2021).
Baca Juga: Sri Mulyani Targetkan Literasi Keuangan Capai 90% di 2024
Anton melihat tingkat pemahaman generasi muda khususnya milennial mulai meningkat seiring berkembangnya informasi di internet dan sosial media. Namun, hal tersebut menyisakan pekerjaan rumah yang mesti dibenahi, khususnya oleh pemerintah.
Maraknya informasi tentang keuangan dan investasi membuat generasi muda rentan terjerumus penipuan bermodus investasi.
Kabag Organisasi, Tata Laksana dan Layanan Informasi DJPPR, Anton Fairdian mengatakan, tantangan ini bertujuan untuk membangun literasi keuangan dan investasi yang mulai digandrungi generasi millennial.
“Jadi, kami ingin melihat masyarakat dari mulai masyarakat awam yang mau menabung, menuju masyarakat melek finansial. Dalam arti melek menuju masyarakat yang berpengetahuan penuh dengan investasi,” kata Anton melalui keterangan yang diterima, Minggu (15/8/2021).
Baca Juga: Sri Mulyani Targetkan Literasi Keuangan Capai 90% di 2024
Anton melihat tingkat pemahaman generasi muda khususnya milennial mulai meningkat seiring berkembangnya informasi di internet dan sosial media. Namun, hal tersebut menyisakan pekerjaan rumah yang mesti dibenahi, khususnya oleh pemerintah.
Maraknya informasi tentang keuangan dan investasi membuat generasi muda rentan terjerumus penipuan bermodus investasi.
Lihat Juga :