Suntikan Dana PMN Sebesar Rp2 Triliun untuk IFG Batal?

Rabu, 01 September 2021 - 18:43 WIB
Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Holding BUMN asuransi dan penjaminan, PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI/Persero) atau Indonesia Financial Group (IFG) dikabarkan tidak memperoleh Penyertaan Modal Negara (PMN) Tahun Anggaran 2022. Kabar tersebut dikonfirmasi Wakil Direktur Utama IFG, Hexana Tri Sasongko, saat melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI.

Pernyataan Hexana sendiri bersumber dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) saat menggelar rapat internal. Meski demikian, kabar ini belum disampaikan secara resmi oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.



Baca juga: Resmi! Mulai Hari Ini Diskon Pajak Mobil Baru Diturunkan Sri Mulyani Jadi 25%

"Kami mendapat informasi dari rapat Kemenkeu dan DJKN bahwa tahun anggaran 2022 untuk BPUI tidak ada alokasi PMN Rp2 triliun," ujarnya, Rabu (1/9/2021).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!