Antisipasi Arus Balik, Kemenhub Perketat Penyekatan Wilayah Perbatasan

Senin, 01 Juni 2020 - 08:20 WIB
Dari hasil pantauannya tersebut disebutkan bahwa arah Semarang menuju Jakarta cukup landai dan tidak terjadi keramaian lalu lintas. "Yang saya lihat jumlah mobil itu sedikit sekali yang berhasil masuk ke tol. Jadi memang oleh Kepolisian, TNI, Perhubungan, dan Satpol PP harus benar-benar melakukan penyekatan. Oleh karena itu kami ucapkan terima kasih banyak pada pihak-pihak di Banyumas maupun daerah lainnya," tambahnya.

Ia menambahkan, kunjungannya ke Banyumas dikarenakan daerah tersebut juga merupakan salah satu konsentrasi tujuan pemudik saat libur Idul Fitri. "Ada juga perhatian ke Banyumas dan Purbalingga, karena kalau di sini tidak disekat maka di Pejagan nanti akan membludak jumlahnya. Kalau di Pejagan jebol maka penjagaan terakhir di Tol Jakarta-Cikampek KM 47 yang berbatasan langsung dengan Jakarta akan keteteran. Di KM 47 jumlah personil yang bertugas memang banyak tapi tidak ada artinya kalau terjadi antrian 2-3 km," jelas Budi.

Selain itu, menurutnya salah satu alasan untuk mengamankan kondisi Jakarta dari pemudik yang akan balik yakni karena Jakarta dipandang sebagai kota pusat bisnis dan ekonomi.

"Kondisi Jakarta beberapa hari ini sudah membaik jadi semoga tidak ada lonjakan jumlah pasien positif Covid-19 lagi sehingga kita harus mencegah kedatangan warga dari luar kota. Sehingga perlu bantuan untuk mengamankannya dari gubernur maupun bupati lainnya," kata dia.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!