Ekspor Produk Makanan Halal Terus Meningkat di Tengah Pandemi
Senin, 04 Oktober 2021 - 20:52 WIB
Dalam kesempatan tersebut turut dihadiri oleh Staf Khusus Wakil Presiden RI (Wapres) Bidang Ekonomi dan Keuangan Lukmanul Hakim.
Stafsus Wapres memecahkan kendi bersama Ketua Kadin DKI Jakarta Diana Dewi, Otoritas Bandara Soekarno Hatta Kapten Yufridan Gandoz, CEO Goorita Yuwono Wicaksono, CEO DHL Indonesia Rocky Pesik, CEO DHL, Purnomo Kepala Bidang Pabean Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta Banten, dan Operation dan Komersial UNEX Hardin Daihar.
Menurut Yuwono, komoditas yang diekspor adalah produk UMKM yang 90%-nya berupa makanan halal seperti makanan halal siap saji, antara lain gado-gado, kue bulan, sambal, dan lainnya.
“Saat ini pasarnya adalah diaspora, tapi banyak juga warga negara lokal di luar negeri yang konsumsi produk Indonesia,” jelasnya.
Staf Khusus Wapres Lukmanul Hakim menyatakan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin melakukan refocusing peningkatan ekspor Indonesia terutama produk UMKM dan produk halal. “Ekspor bidang pangan baru 17% dengan nilai Rp483 triliun dan ini akan terus tumbuh,” kata Lukman.
Lukman menyebutkan, ekspor UMKM dan produk halal ini masih kecil. Tapi ini memiliki potensi besar dan memberikan dampak ekonomi besar karena UMKM mencapai 64 juta usaha dan mempekerjakan 127 juta orang.
“Ekonomi Indonesia sangat tergantung terhadap gerak langkah UMKM. Sesaat UMKM kolaps maka ekonomi Indonesia kolaps,” urainya.
Stafsus Wapres memecahkan kendi bersama Ketua Kadin DKI Jakarta Diana Dewi, Otoritas Bandara Soekarno Hatta Kapten Yufridan Gandoz, CEO Goorita Yuwono Wicaksono, CEO DHL Indonesia Rocky Pesik, CEO DHL, Purnomo Kepala Bidang Pabean Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta Banten, dan Operation dan Komersial UNEX Hardin Daihar.
Menurut Yuwono, komoditas yang diekspor adalah produk UMKM yang 90%-nya berupa makanan halal seperti makanan halal siap saji, antara lain gado-gado, kue bulan, sambal, dan lainnya.
“Saat ini pasarnya adalah diaspora, tapi banyak juga warga negara lokal di luar negeri yang konsumsi produk Indonesia,” jelasnya.
Staf Khusus Wapres Lukmanul Hakim menyatakan Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin melakukan refocusing peningkatan ekspor Indonesia terutama produk UMKM dan produk halal. “Ekspor bidang pangan baru 17% dengan nilai Rp483 triliun dan ini akan terus tumbuh,” kata Lukman.
Lukman menyebutkan, ekspor UMKM dan produk halal ini masih kecil. Tapi ini memiliki potensi besar dan memberikan dampak ekonomi besar karena UMKM mencapai 64 juta usaha dan mempekerjakan 127 juta orang.
“Ekonomi Indonesia sangat tergantung terhadap gerak langkah UMKM. Sesaat UMKM kolaps maka ekonomi Indonesia kolaps,” urainya.
Lihat Juga :