Jelang Pembukaan Bali, Sandi Uno: Kami Turut Pantau dan Beri Masukan
Selasa, 12 Oktober 2021 - 10:54 WIB
Menyambut wisman di Bali, Menparekraf Sandiaga Uno sudah melakukan simulasi. Foto/Kemenparekraf
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan pemerintah terus memperkuat persiapan jelang pembukaan Bali pada 14 Oktober 2021.
Sandiaga Uno menjelaskan, pihaknya telah melakukan simulasi kedatangan penumpang dari luar negeri di Bandara Ngurah Rai yang diselenggarakan oleh Kemenhub, Kemenkes, Angkasa Pura I, Otoritas Bandara, dan dipantau oleh Pemerintah Daerah Bali.
Baca juga: Bali Segera Dibuka, PHRI: Angin Segar untuk Okupansi Perhotelan
“Bali masih menjadi top of mind wisman di seluruh dunia. Kami turut memantau untuk memberikan masukan. Setelah penumpang diizinkan keluar bandara dengan hasil PCR negatif, akan dikoordinasikan oleh Bali Tourism Board untuk menuju tempat karantina,” kata Sandiaga melalui keterangan yang diterima MPI, Selasa (12/11/2021).
Dirinya mengaku pihaknya telah memperkuat persiapan dari pre departure requirement hingga on arrival requirement. Pemerintah juga telah mempersiapkan untuk beberapa bidang mulai dari penyiapan tenaga kerja pariwisata, baik dari skill hingga vaksinasi.
"Kemudian komitmen implementasi protokol kesehatan dengan sertifikasi CHSE dan aplikasi PeduliLindungi. Lalu produk wisata berkualitas dengan penawaran aktivitas wisata yang personalized, customized, localized, dan smaller in size," jelas Sandi.
Sandiaga Uno menjelaskan, pihaknya telah melakukan simulasi kedatangan penumpang dari luar negeri di Bandara Ngurah Rai yang diselenggarakan oleh Kemenhub, Kemenkes, Angkasa Pura I, Otoritas Bandara, dan dipantau oleh Pemerintah Daerah Bali.
Baca juga: Bali Segera Dibuka, PHRI: Angin Segar untuk Okupansi Perhotelan
“Bali masih menjadi top of mind wisman di seluruh dunia. Kami turut memantau untuk memberikan masukan. Setelah penumpang diizinkan keluar bandara dengan hasil PCR negatif, akan dikoordinasikan oleh Bali Tourism Board untuk menuju tempat karantina,” kata Sandiaga melalui keterangan yang diterima MPI, Selasa (12/11/2021).
Dirinya mengaku pihaknya telah memperkuat persiapan dari pre departure requirement hingga on arrival requirement. Pemerintah juga telah mempersiapkan untuk beberapa bidang mulai dari penyiapan tenaga kerja pariwisata, baik dari skill hingga vaksinasi.
"Kemudian komitmen implementasi protokol kesehatan dengan sertifikasi CHSE dan aplikasi PeduliLindungi. Lalu produk wisata berkualitas dengan penawaran aktivitas wisata yang personalized, customized, localized, dan smaller in size," jelas Sandi.
Lihat Juga :