Pendapatan Freeport Naik 100 Persen, Erick Thohir Dapat Pujian

Kamis, 14 Oktober 2021 - 21:02 WIB
Mamit juga mendukung langkah Freeport membangun Smelter yang baru saja dilakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking oleh Presiden Joko Widodo di Kawasan Ekonomi Khusus Gresik, Jawa Timur. Smelter itu nantinya berfungsi tempat pemurnian tembaga yang menghasilkan katoda tembaga, juga pemurnian logam yang menghasilkan emas, perak dan logam berharga lainnya.

“Ini sebenarnya PR (Pekerjaan Rumah) yang dari kapan tahu bahwa janji-janji Freeport untuk membangun smelter inikan tidak pernah terealisasi, baru kali ini akan dibangun,” jelasnya.

Ia menegaskan, dengan dibangunnya smelter akan memperkuat program hilirisasi industri yang bisa menciptakan nilai tambah bagi produk tambang dalam negeri. “Sudah cukuplah kita menjual bumi kita secara mentah-mentah, saatnya kita melakukan hilirisasi karena ini jelas pasti memberikan nilai tambah terhadap produk yang dihasilkan,” ucapnya.

Mamit berharap, smelter yang dibangun PT Freeport dapat berjalan sesuai target waktu yang ditetapkan, melihat potensi pendapatan negara yang jauh lebih besar jika smelter sudah beroperasi. Apalagi dengan pembangunan tersebut dapat menyerap tenaga kerja mencapai 40.000 pekerja.

“Multiplier effect, program pembangunan harapannya bisa terus dilakukan, bisa dijalankan sesuai dengan target waktu yang ditetapkan, melihat potensi pendapatan untuk negara juga jauh lebih besar,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, laba bersih PT Freeport Indonesia (PTFI) tahun ini diproyeksikan akan mengalami peningkatan pendapatan. Dia mengatakan, setelah pemerintah Indonesia melalui BUMN MIND ID mengambil 51% saham PT Freeport Indonesia pada 2018 lalu, kinerja dan transformasi di PT Freeport Indonesia terus berlangsung dan kian membaik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!