MNC Sekuritas: IHSG Tembus Level 6.633 Didukung Aksi Asing Borong Saham Big Caps
Jum'at, 15 Oktober 2021 - 19:13 WIB
Baca juga: Finish di Zona Hijau, IHSG Tutup Akhir Pekan di Level 6.633
Equity Analyst MNC Sekuritas Rifqi Ramadhan mengatakan IHSG menguat di tengah aksi jual investor asing di mana nilai net foreign sell mencapai Rp428,62 miliar.
Penguatan IHSG berlanjut pada Rabu (13/10/2021) di mana IHSG naik +0,78% ke 6.536,90 ditopang net foreign buy mencapai Rp1,21 triliun. “Penguatan IHSG didorong oleh banyaknya investor asing yang masuk pada saham-saham big caps. Sementara itu, sentimen negatif datang dari IMF yang memangkas prospek pertumbuhan ekonomi global sebesar 0,1% dibandingkan proyeksi bulan Juli lalu menjadi 5,9%,” jelas Rifqi.
Investor asing semakin 'menggila' dengan nilai net foreign buy lebih besar mencapai Rp1,58 triliun pada perdagangan Kamis (14/10/2021). Aksi ini, Rifqi menambahkan, membantu IHSG menguat +1,36% ke 6.626,11 pada hari Kamis. IHSG ditutup menguat hampir di semua sektor, dipimpin oleh sektor teknologi +4,15%, diikuti oleh sektor industri dasar +2,82%.
Menutup perdagangan efek pada minggu ini, IHSG ditutup menguat tipis +0,11% ke level 6.633,3 pada hari Jumat (15/10/2021) diikuti dengan net foreign buy sebesar Rp1,50 triliun. IHSG berakhir di level yang hanya berjarak 56 poin dari rekor tertingginya di 6.689 pada 19 Februari 2018 silam.
Equity Analyst MNC Sekuritas Rifqi Ramadhan mengatakan IHSG menguat di tengah aksi jual investor asing di mana nilai net foreign sell mencapai Rp428,62 miliar.
Penguatan IHSG berlanjut pada Rabu (13/10/2021) di mana IHSG naik +0,78% ke 6.536,90 ditopang net foreign buy mencapai Rp1,21 triliun. “Penguatan IHSG didorong oleh banyaknya investor asing yang masuk pada saham-saham big caps. Sementara itu, sentimen negatif datang dari IMF yang memangkas prospek pertumbuhan ekonomi global sebesar 0,1% dibandingkan proyeksi bulan Juli lalu menjadi 5,9%,” jelas Rifqi.
Investor asing semakin 'menggila' dengan nilai net foreign buy lebih besar mencapai Rp1,58 triliun pada perdagangan Kamis (14/10/2021). Aksi ini, Rifqi menambahkan, membantu IHSG menguat +1,36% ke 6.626,11 pada hari Kamis. IHSG ditutup menguat hampir di semua sektor, dipimpin oleh sektor teknologi +4,15%, diikuti oleh sektor industri dasar +2,82%.
Menutup perdagangan efek pada minggu ini, IHSG ditutup menguat tipis +0,11% ke level 6.633,3 pada hari Jumat (15/10/2021) diikuti dengan net foreign buy sebesar Rp1,50 triliun. IHSG berakhir di level yang hanya berjarak 56 poin dari rekor tertingginya di 6.689 pada 19 Februari 2018 silam.
Lihat Juga :