Kekayaan Elon Musk Bertambah Rp509 Triliun Hanya Dalam Sehari
Selasa, 26 Oktober 2021 - 11:36 WIB
Musk semakin menjauh dari rekan-rekannya sesama mega-miliarder terkait dengan nilai kekayaannya. Jeff Bezos dari Amazon.com Inc. menempati urutan kedua dengan kekayaan sebesar USD192,6 miliar, menurut indeks Bloomberg.
Kekayaan bersih Tesla dan CEO SpaceX telah meningkat sebesar USD60 miliar tahun ini saja, didorong oleh kinerja kuat produsen mobil listrik dan penjualan saham baru-baru di SpaceX.
Menurut Bloomberg, pabrikan mobil milik Elon Musk menjadi perusahaan swasta paling berharga kedua di dunia, dan perjanjian SpaceX dengan investor menambah dana senilai USD 11 miliar terhadap kekayaan Musk.
Bezos, yang kekayaan pribadinya sebagian besar berada di saham Amazon, sering bertukar tempat dengan Musk di Billionaires Index tahun ini, tergantung pada kinerja saham.
Lonjakan kekayaan Musk yang luar biasa terjadi ketika anggota parlemen Demokrat, dengan dukungan Presiden Joe Biden, menyusun rencana untuk mengenakan pajak atas keuntungan yang belum direalisasi dari orang Amerika yang sangat kaya.
Ketua Komite Keuangan Senat Ron Wyden, seorang Demokrat Oregon, menjabarkan apa yang disebut pajak penghasilan miliarder, yang akan ditujukan untuk mereka yang memiliki aset USD1 miliar, atau tiga tahun berturut-turut sebesar USD100 juta atau dengan pendapatan lebih besar.
Kekayaan bersih Tesla dan CEO SpaceX telah meningkat sebesar USD60 miliar tahun ini saja, didorong oleh kinerja kuat produsen mobil listrik dan penjualan saham baru-baru di SpaceX.
Menurut Bloomberg, pabrikan mobil milik Elon Musk menjadi perusahaan swasta paling berharga kedua di dunia, dan perjanjian SpaceX dengan investor menambah dana senilai USD 11 miliar terhadap kekayaan Musk.
Bezos, yang kekayaan pribadinya sebagian besar berada di saham Amazon, sering bertukar tempat dengan Musk di Billionaires Index tahun ini, tergantung pada kinerja saham.
Lonjakan kekayaan Musk yang luar biasa terjadi ketika anggota parlemen Demokrat, dengan dukungan Presiden Joe Biden, menyusun rencana untuk mengenakan pajak atas keuntungan yang belum direalisasi dari orang Amerika yang sangat kaya.
Ketua Komite Keuangan Senat Ron Wyden, seorang Demokrat Oregon, menjabarkan apa yang disebut pajak penghasilan miliarder, yang akan ditujukan untuk mereka yang memiliki aset USD1 miliar, atau tiga tahun berturut-turut sebesar USD100 juta atau dengan pendapatan lebih besar.
Lihat Juga :