RI Masih Jadi Sasaran Investasi Asing, Proyek Infrastruktur Banyak Dilirik

Jum'at, 05 November 2021 - 22:49 WIB
"Karena target investasi meningkat, Kemeninves/BKPM juga akan optimistis," ucap Yuliot Tanjung, Jumat (5/11/2021).

Kementerian Investasi atau BKPM mencatat pada kuartal I-III/2021, realisasi investasi asing-domestik mencapai Rp659,4 Triliun. Lebih tinggi daripada realisasi investasi periode sama tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp611,6 Triliun.

Menurutnya, realisasi investasi ketenagalistrikan sendiri begitu menonjol sepanjang tahun berjalan ini. Investasi di sektor ini, bahkan masuk dalam realisasi modal terbesar di lima sektor.

Rinciannya, invetasi di sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran (Rp88,8 Triliun); industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatan (Rp82,7 triliun); transportasi, gudang dan telekomunikasi (Rp80 Triliun); listrik, gas dan air (Rp59,4 Triliun); serta pertambangan (Rp53,3 Triliun).

"Jadi, karena secara umum target investasi 2022 naik, investasi di banyak sektor juga akan naik semua," ujarnya.

Senada, Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet menyebut, di tahun 2022 investor diperkirakan akan mengincar beberapa infrastruktur strategis.

"Sementara untuk infrastruktur lain, ada peluang investor asing juga tertarik membiayai beberapa Proyek Strategi Nasional (PSN). Seperti (sektor) energi, jalan tol, atau bendungan," terang Rendy.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!