Pertamina Beberkan Pentingnya Membangun Kilang Minyak Baru di Tanah Air

Jum'at, 05 Juni 2020 - 13:20 WIB
"Sehingga kita harus melakukan penyesuaian agar bisa mengolah, misalnya minyak mentah dari Saudi, yang berbeda dengan minyak mentah kita. Itulah kenapa kita harus melakukan modifikasi, jika harus mengolah minyak mentah impor tersebut," ujarnya.

Sementara terkait dengan supply and demand. Lima kilang besar kini dimiliki Pertamina, yakni di Balikpapan, Balongan, Cilacap, Dumai, dan Plaju, serta satu kilang kecil di Sorong.

Kapasitas kilangnya terpasang satu juta barrel, namun secara optimum hanya beroperasi di kapasitas 850 ribu barel. "Kalau bicara sumber minyak mentah lain, dalam artian kita harus melakukan impor," ujarnya.

Sambung dia menambahkan, dari jumlah kilang tersebut maka Pertamina hanya bisa menghasilkan produk-produk BBM sekitar 680 ribu barrel per hari. Sementara konsumsi nasional, menurut data Pertamina tahun 2017, adalah antara 1,3 juta sampai 1,4 juta barel per hari.

"Artinya, hampir 50% dari produk BBM kita harus impor. Jadi ketergantungan kita terhadap impor ini memang sangat besar. Maka dari itu kita harus membangun dan meningkatkan kapasitas dari kilang-kilang kita yang sudah ada selama ini," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!