Harga Minyak Goreng dan Telur Ayam Ngamuk, Tukang Gorengan: Dagangan Babak Belur
Minggu, 21 November 2021 - 20:16 WIB
Yanti (kiri) mengeluhkan harga telur ayam yang melambung. Foto/MPI/Advenia Elisabeth
BOGOR - Harga minyak goreng dan telur ayam ras yang merangkak naik dalam dua minggu terakhir dikeluhkan masyarakat. Pedagang kecil seperti penjual gorengan pun berstrategi agar pembeli tidak lari dan dapur tetap ngebul.
Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia (MPI) di pasar tradisional Dramaga, Bogor, harga telur ayam ras hari ini dibanderol Rp24.000 per kilogram atau naik Rp6.000 dari harga sebelumnya. Sementara harga minyak goreng kemasan kini dihargai Rp20.000 per liter dari sebelumnya hanya Rp12.000 per liter.
Salah seorang pembeli, Yanti (36) menuturkan, dirinya biasanya membeli 1 kg telur ayam ras seharga Rp18.000. Namun, sejak harganya melambung, dia mengurangi belanja telur menjadi hanya 0,5 kg.
Baca juga: Sudah Mahal Kini Langka, Pembelian Minyak Goreng Kemasan Dibatasi
"Biasanya saya beli sekilo Rp18.000, tapi sekarang saya beli setengah kilo aja. Abis harganya mahal banget," ujarnya kepada MPI di Pasar Dramaga, Bogor, Minggu (21/11/2021).
Yanti yang sehari-hari buka usaha berjualan gorengan pun kelimpungan dengan harga minyak dan telur yang melambung. "Gimana dong ini, harga telur naik, minyak naik, saya pusing. Saya jualan gorengan di pasar jadi babak belur," tukasnya.
Berdasarkan pantauan MNC Portal Indonesia (MPI) di pasar tradisional Dramaga, Bogor, harga telur ayam ras hari ini dibanderol Rp24.000 per kilogram atau naik Rp6.000 dari harga sebelumnya. Sementara harga minyak goreng kemasan kini dihargai Rp20.000 per liter dari sebelumnya hanya Rp12.000 per liter.
Salah seorang pembeli, Yanti (36) menuturkan, dirinya biasanya membeli 1 kg telur ayam ras seharga Rp18.000. Namun, sejak harganya melambung, dia mengurangi belanja telur menjadi hanya 0,5 kg.
Baca juga: Sudah Mahal Kini Langka, Pembelian Minyak Goreng Kemasan Dibatasi
"Biasanya saya beli sekilo Rp18.000, tapi sekarang saya beli setengah kilo aja. Abis harganya mahal banget," ujarnya kepada MPI di Pasar Dramaga, Bogor, Minggu (21/11/2021).
Yanti yang sehari-hari buka usaha berjualan gorengan pun kelimpungan dengan harga minyak dan telur yang melambung. "Gimana dong ini, harga telur naik, minyak naik, saya pusing. Saya jualan gorengan di pasar jadi babak belur," tukasnya.
Lihat Juga :