Bidik Milenial Mulai Berasuransi, Pemasaran Digital jadi Solusi

Jum'at, 26 November 2021 - 23:23 WIB
Pemasaran digital penting dilakukan dalam menyasar segmen generasi milenial. Foto/Dok MPI/Faisal Rahman
JAKARTA - Pemasaran produk secara digital merupakan hal yang harus dilakukan di era serbadigital saat ini, terlebih dalam menyasar generasi milenial yang memang sudah melek digital.

Mengutip data hasil riset HootSuite dan We Are Social bertajuk "Digital 2021: Global Overview Reports", jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta dengan prosentase pengguna dibandingkan total populasi penduduk mencapai 73,7%. Besaran prosentase inilah yang menjadi sebuah peluang bagi kanal digital.



Di sisi lain, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang dirilis pada Juli 2021 menunjukkan, penetrasi asuransi masih sangat rendah yaitu sekitar 3,11%. Namun yang menarik, sebanyak 48,9% dari total populasi penduduk Indonesia sudah memiliki akun di lembaga keuangan. Ini merupakan peluang untuk meningkatkan inklusi keuangan masyarakat Indonesia khususnya melalui jalur digital.

Melihat peluang yang masih terbuka luas, perusahaan asuransi PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) mengembangkan kerja sama pemasaran dengan perusahaan insurtech PT Archor Technology Digital (Qoala), khususnya produk yang dipasarkan lewat jalur pemasaran digital.

Baca juga: Ekonomi RI Mulai Bangkit, OJK Ungkap Tanda-tandanya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!