Ekonomi RI Mulai Bangkit, OJK Ungkap Tanda-tandanya
Jum'at, 26 November 2021 - 18:06 WIB
loading...
OJK mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda optimisme bangkit lebih baik dibandingkan tahun lalu. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia mulai menunjukkan tanda-tanda optimisme bangkit lebih baik dibandingkan tahun lalu.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK, Heru Kristiyana mengatakan, pada Triwulan II dan III pertumbuhan ekonomi Indonesia telah menunjukkan ekspansi masing-masing 7,07 persen year on year (YoY).
"Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 3,7 persen sampai 4,5 persen. Beberapa lembaga negara dunia seperti World Bank juga turut memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada akhir 2021 dapat mencapai 3,7 persen," katanya dalam Dialog Interaktif OJK, Jumat (26/11/2021).
Baca Juga: Kejar Ekonomi RI 5 Besar Dunia, Ini 6 Strategi Kepala Bappenas
Tak hanya itu, Heru juga menuturkan, stabilitas ekonomi dan sistem keuangan juga sempat terancam pada krisis awal pandemi Covid-19, namun telah kembali membaik dan tetap terjaga. Kemudian, untuk institusi perbankan, juga mencatatkan tren pertumbuhan aset kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tetap terjaga dengan baik dan stabil.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK, Heru Kristiyana mengatakan, pada Triwulan II dan III pertumbuhan ekonomi Indonesia telah menunjukkan ekspansi masing-masing 7,07 persen year on year (YoY).
"Pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 3,7 persen sampai 4,5 persen. Beberapa lembaga negara dunia seperti World Bank juga turut memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada akhir 2021 dapat mencapai 3,7 persen," katanya dalam Dialog Interaktif OJK, Jumat (26/11/2021).
Baca Juga: Kejar Ekonomi RI 5 Besar Dunia, Ini 6 Strategi Kepala Bappenas
Tak hanya itu, Heru juga menuturkan, stabilitas ekonomi dan sistem keuangan juga sempat terancam pada krisis awal pandemi Covid-19, namun telah kembali membaik dan tetap terjaga. Kemudian, untuk institusi perbankan, juga mencatatkan tren pertumbuhan aset kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tetap terjaga dengan baik dan stabil.
Lihat Juga :