Mentan Ajak Petani Milenial Perkuat Kedaulatan Pangan
Senin, 29 November 2021 - 13:16 WIB
Menurutnya, bersediakah kita membangun agenda intelektual, bahwa kita memiliki tugas sekaligus amanah dalam menjaga kebutuhan pangan. “Inilah saatnya, kita memperkuat kedaulatan pangan,” kata Mentan.
Syahrul berharap semua pihak dapat memperkuat kedaulatan pangan dengan menjaga pertanian. Terlebih, sektor pertanian selama pandemi Covid-19 terbukti mampu menjadi penopang ekonomi nasional, bahkan mampu membuka banyak lapangan kerja melalui produksi hilirisasi berorientasi ekspor.
(Baca juga:LaNyalla Bicara Kemandirian dan Kedaulatan Pangan di FGD HIPPORA)
“Kalau kita mau menjadi pejuang, kita harus membuat kebaikan bagi bangsa ini. Kedua, kita harus bersemangat melakukan sesuatu. Apalagi kita ini menyediakan makan bagi banyak orang, jadi tidak boleh mundur,” katanya.
Secara geografis, katanya, Indonesia merupakan negara besar yang memiliki hamparan luas lahan subur. Juga merupakan negara penghasil produk pertanian berkualitas yang dibutuhkan banyak negara.
“Kalau begitu pekerjaan ini hebat. Pekerjaan ini ada jaminan Tuhan. Kita sudah punya modal alam yang subur, air yang cukup, matahari yang bersinar dan udara yang bagus. Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya,” tutupnya.
Syahrul berharap semua pihak dapat memperkuat kedaulatan pangan dengan menjaga pertanian. Terlebih, sektor pertanian selama pandemi Covid-19 terbukti mampu menjadi penopang ekonomi nasional, bahkan mampu membuka banyak lapangan kerja melalui produksi hilirisasi berorientasi ekspor.
(Baca juga:LaNyalla Bicara Kemandirian dan Kedaulatan Pangan di FGD HIPPORA)
“Kalau kita mau menjadi pejuang, kita harus membuat kebaikan bagi bangsa ini. Kedua, kita harus bersemangat melakukan sesuatu. Apalagi kita ini menyediakan makan bagi banyak orang, jadi tidak boleh mundur,” katanya.
Secara geografis, katanya, Indonesia merupakan negara besar yang memiliki hamparan luas lahan subur. Juga merupakan negara penghasil produk pertanian berkualitas yang dibutuhkan banyak negara.
“Kalau begitu pekerjaan ini hebat. Pekerjaan ini ada jaminan Tuhan. Kita sudah punya modal alam yang subur, air yang cukup, matahari yang bersinar dan udara yang bagus. Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya,” tutupnya.
Lihat Juga :