Cukai Hasil Tembakau Dinaikkan, Saham Emiten Rokok Berguguran

Selasa, 14 Desember 2021 - 15:06 WIB
GGRM juga tercatat jatuh sejak pembukaan pasar pagi tadi hingga menyentuh titik terendahnya di Rp31.050. Sepanjang perdagangan hari ini hingga pukul 14:25 WIB, GGRM terperosok -2,79% di level Rp31.350.

Pemilik kapitalisasi pasar senilai Rp60,27 triliun ini juga menunjukkan kinerja yang kurang memuaskan dalam sepekan dengan minus sebesar 1,80% dan selama sebulan sahamnya terkoreksi -8,67%. Adapun performa year to date emiten ini juga tercatat turun -23,54%.

Investor asing terpantau hari ini melakukan aksi jual sebanyak Rp13,03 miliar, menambah net-sell asing akumulatif dalam sepekan sebesar Rp26,67 miliar.

3. PT Indonesia Tobacco Tbk (ITIC)

ITIC bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan hari ini. Pada pukul 14:28 WIB, ITIC bertengger stagnan di Rp296, setelah sempat jatuh pada pembukaan pagi tadi hingga menyentuh Rp290.

Sama seperti dua emiten sebelumnya, kinerja sepekan ITIC berada di zona merah yakni -1,34% dan dalam sebulan longsor -8,13%. Adapun performa year to date-nya juga terpuruk -54,77%.

Emiten small-caps ini tampak menjadi buruan asing dengan catatan net-buy akumulatif hari ini sebesar Rp56,21 juta dan menambah aksi beli asing dalam sebulan sebesar Rp676,21 juta.

4. PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!