Multipolar Lakukan Transformasi untuk Fokus di Ekonomi Digital
Selasa, 14 Desember 2021 - 23:33 WIB
residen Direktur & CEO MPC Adrian Suherman. Foto/Ist
JAKARTA - Perusahaan investasi teknologi PT Multipolar Tbk siap melakukan transformasi strategi perusahaan untuk mempertajam fokus investasi di sektor teknologi. Emiten berkode saham MLPL itu juga mengumumkan penggunaan nama baru yaitu MPC serta meluncurkan logo barunya.
Proses transformasi MPC akan mendukung dan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Selain itu, proses transformasi dilakukan untuk mengukuhkan perseroan sebagai perusahaan investasi teknologi terkemuka di Indonesia dan Asia Tenggara.
Sejak tahun 2015 perseroan diketahui telah melakukan investasi strategis di berbagai startup teknologi seperti OVO, Sociolla, dan Ruangguru pada tahap pendanaan secara langsung maupun melalui Venturra Capital, salah satu perusahaan portofolio MPC.
Baca juga: Cukai Hasil Tembakau Dinaikkan, Saham Emiten Rokok Berguguran
“Melalui transformasi ini perseroan ingin memastikan bahwa MPC terus berada di titik pusat revolusi digital yang saat ini sedang berlangsung di Indonesia melalui serangkaian strategi investasi yang kami usung,” ujar Presiden Direktur & CEO MPC Adrian Suherman di Jakarta, Selasa (14/12/2021).
Mengutip laporan "e-Conomy SEA 2021” yang disusun oleh Google, Temasek Holdings dan Bain & Co, nilai ekonomi digital Indonesia diprediksi akan mencapai USD70 miliar pada 2021 dan diprediksi akan mencapai USD330 miliar pada 2030. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi digital terbesar di dunia.
Proses transformasi MPC akan mendukung dan mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia. Selain itu, proses transformasi dilakukan untuk mengukuhkan perseroan sebagai perusahaan investasi teknologi terkemuka di Indonesia dan Asia Tenggara.
Sejak tahun 2015 perseroan diketahui telah melakukan investasi strategis di berbagai startup teknologi seperti OVO, Sociolla, dan Ruangguru pada tahap pendanaan secara langsung maupun melalui Venturra Capital, salah satu perusahaan portofolio MPC.
Baca juga: Cukai Hasil Tembakau Dinaikkan, Saham Emiten Rokok Berguguran
“Melalui transformasi ini perseroan ingin memastikan bahwa MPC terus berada di titik pusat revolusi digital yang saat ini sedang berlangsung di Indonesia melalui serangkaian strategi investasi yang kami usung,” ujar Presiden Direktur & CEO MPC Adrian Suherman di Jakarta, Selasa (14/12/2021).
Mengutip laporan "e-Conomy SEA 2021” yang disusun oleh Google, Temasek Holdings dan Bain & Co, nilai ekonomi digital Indonesia diprediksi akan mencapai USD70 miliar pada 2021 dan diprediksi akan mencapai USD330 miliar pada 2030. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi digital terbesar di dunia.
Lihat Juga :