Fakta-fakta Aset Kripto di 2021: Transaksinya Tembus Rp478,5 Triliun, Penipuannya Rp109 Triliun
Jum'at, 31 Desember 2021 - 20:27 WIB
Aset kripto kian diminati investor milenial. Foto/ilustrasi
JAKARTA - Investasi aset kripto terus menunjukkan tren peningkatan sepanjang 2021. Berdasarkan data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, jumlah investor aset kripto mencapai 9,5 juta investor per Oktober 2021.
Baca juga: Diperkirakan Rp1.400 Triliun Aset Kripto Hilang Karena Alasan Ini
Pencapaian itu mengalami pertumbuhan lebih dari 138% dari 4 juta investor pada 2020 lalu. Nilai transaksi aset kripto sampai Juli 2021 telah mencapai Rp478,5 triliun, tumbuh 636% dari Rp65 triliun pada 2020. Per harinya nilai transaksi bisa lebih dari Rp1,7 triliun.
"Investasi aset kripto terus mengalami tren kenaikan. Jika terus meningkat, maka investor bisa tembus 10 juta orang pada akhir tahun ini dan 2-4 tahun ke depan bisa lebih dari 30 juta investor," kata Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) yang juga COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, dalam dalam keterangan tertulisnya, dikutip Jumat (31/12/2021).
Menurut Teguh, mayoritas investor aset kripto, 40% didominasi usia 25-34 tahun. Sedangkan data internal Tokocrypto, mengungkap secara keseluruhan, 66% investor aset kripto di Indonesia berusia 18-34 tahun.
"Transaksi aset kripto mengalami lonjakan luar biasa di Indonesia. Aset kripto menarik investor karena punya potensi kenaikan harga tinggi di masa mendatang. Kenaikan jumlah investor dan transaksi yang signifikan," ungkap Teguh.
Baca juga: Diperkirakan Rp1.400 Triliun Aset Kripto Hilang Karena Alasan Ini
Pencapaian itu mengalami pertumbuhan lebih dari 138% dari 4 juta investor pada 2020 lalu. Nilai transaksi aset kripto sampai Juli 2021 telah mencapai Rp478,5 triliun, tumbuh 636% dari Rp65 triliun pada 2020. Per harinya nilai transaksi bisa lebih dari Rp1,7 triliun.
"Investasi aset kripto terus mengalami tren kenaikan. Jika terus meningkat, maka investor bisa tembus 10 juta orang pada akhir tahun ini dan 2-4 tahun ke depan bisa lebih dari 30 juta investor," kata Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) yang juga COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, dalam dalam keterangan tertulisnya, dikutip Jumat (31/12/2021).
Menurut Teguh, mayoritas investor aset kripto, 40% didominasi usia 25-34 tahun. Sedangkan data internal Tokocrypto, mengungkap secara keseluruhan, 66% investor aset kripto di Indonesia berusia 18-34 tahun.
"Transaksi aset kripto mengalami lonjakan luar biasa di Indonesia. Aset kripto menarik investor karena punya potensi kenaikan harga tinggi di masa mendatang. Kenaikan jumlah investor dan transaksi yang signifikan," ungkap Teguh.
Lihat Juga :