Dekati Rekor Terbaru, IHSG Hari Ini Dibuka Naik ke 6.724
Kamis, 03 Februari 2022 - 09:46 WIB
IHSG hari ini dibuka naik dekati rekor terbaru. Foto/Dok
JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini dibuka menguat di 6.724 pada perdagangan Kamis (3/2/2022). Kenaikan ini menunjukkan indeks acuan kembali mendekati level tertingginya sepanjang masa.
Baca juga: Disokong Modal Asing, IHSG Hari Ini Berpotensi Lanjutkan Kenaikan
Pada pembukaan, terdapat 209 saham menguat, 58 saham melemah, dan 221 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp255,78 miliar dari 229,15 juta lembar saham yang diperdagangkan.
Menyusul IHSG, indeks LQ45 menguat 0,03% ke 948,16, indeks JII turun 0,24% ke 560,63, indeks IDX30 menanjak 0,04% ke 506,15, dan indeks MNC36 melejit 0,20% ke 319,76.
Dari sisi sektoral, indeks yang menguat antara lain bahan baku 0,14%, keuangan 0,01%, kesehatan 0,28%, infrastruktur 0,12%, properti 0,35%, siklikal 0,39%, industri 0,33%. Sedangkan yang melemah adalah energi 0,27%, teknologi 0,74%, non-siklikal 0,18%, dan transportasi 0,46%.
Investor asing terpantau melakukan net-buy secara akumulatif sebesar Rp74,69 miliar di awal pembukaan. Pembelian asing di pasar reguler antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp78 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp2,2 miliar dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp994 juta.
Baca juga: Disokong Modal Asing, IHSG Hari Ini Berpotensi Lanjutkan Kenaikan
Pada pembukaan, terdapat 209 saham menguat, 58 saham melemah, dan 221 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp255,78 miliar dari 229,15 juta lembar saham yang diperdagangkan.
Menyusul IHSG, indeks LQ45 menguat 0,03% ke 948,16, indeks JII turun 0,24% ke 560,63, indeks IDX30 menanjak 0,04% ke 506,15, dan indeks MNC36 melejit 0,20% ke 319,76.
Dari sisi sektoral, indeks yang menguat antara lain bahan baku 0,14%, keuangan 0,01%, kesehatan 0,28%, infrastruktur 0,12%, properti 0,35%, siklikal 0,39%, industri 0,33%. Sedangkan yang melemah adalah energi 0,27%, teknologi 0,74%, non-siklikal 0,18%, dan transportasi 0,46%.
Investor asing terpantau melakukan net-buy secara akumulatif sebesar Rp74,69 miliar di awal pembukaan. Pembelian asing di pasar reguler antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp78 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp2,2 miliar dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp994 juta.