IHSG Hari Ini Dibuka Perkasa, Asing Borong Saham 3 Bank Big Caps
Selasa, 15 Februari 2022 - 09:54 WIB
IHSG hari ini dibuka menguat. Foto/Dok Antara
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini berada di zona hijau. Indeks dibuka menguat di level 6.746 pada perdagangan Selasa (15/2/2022). Hingga pukul 09:01 WIB, IHGS bergerak fluktuatif di atas level penutupan kemarin sebesar 11,58 poin atau 0,17% di level 6.746.
Pada pembukaan awal, terdapat 180 saham menguat, 95 saham melemah, dan 217 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp205,80 miliar dari 338,94 juta lembar saham yang diperdagangkan.
Baca juga: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, PTM Terbatas Tetap Ikuti SKB 4 Menteri
Menyusul IHSG, indeks LQ45 tertekan 0,05% ke 962,11, indeks JII stagnan 0,00% ke 562,43, indeks IDX30 merosot 0,06% ke 513,93, dan indeks MNC36 jatuh 0,12% ke 325,99.
Dari sisi sektoral, indeks yang melemah antara lain bahan baku 0,25%, keuangan 0,30%, dan teknologi 0,72%. Sedangkan yang menguat adalah siklikal 0,70%, energi 0,32%, infrastruktur 0,21%, transportasi 0,05%, properti 0,10%, dan kesehatan 0,83%.
Investor asing terpantau melakukan net-buy secara akumulatif sebesar Rp24,93 miliar di awal pembukaan. Pembelian asing di pasar reguler antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp8,6 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp5,3 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp3,3 miliar.
Pada pembukaan awal, terdapat 180 saham menguat, 95 saham melemah, dan 217 lainnya stagnan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp205,80 miliar dari 338,94 juta lembar saham yang diperdagangkan.
Baca juga: PPKM Jawa-Bali Diperpanjang, PTM Terbatas Tetap Ikuti SKB 4 Menteri
Menyusul IHSG, indeks LQ45 tertekan 0,05% ke 962,11, indeks JII stagnan 0,00% ke 562,43, indeks IDX30 merosot 0,06% ke 513,93, dan indeks MNC36 jatuh 0,12% ke 325,99.
Dari sisi sektoral, indeks yang melemah antara lain bahan baku 0,25%, keuangan 0,30%, dan teknologi 0,72%. Sedangkan yang menguat adalah siklikal 0,70%, energi 0,32%, infrastruktur 0,21%, transportasi 0,05%, properti 0,10%, dan kesehatan 0,83%.
Investor asing terpantau melakukan net-buy secara akumulatif sebesar Rp24,93 miliar di awal pembukaan. Pembelian asing di pasar reguler antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp8,6 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp5,3 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp3,3 miliar.
Lihat Juga :