Garap Mineral Kritis, Indonesia dan Korsel Bertukar Informasi dan SDM

Rabu, 23 Februari 2022 - 10:24 WIB
Menggarap mineral kritis merupakan mineral masa depan yang dibutuhkan banyak sektor, Kementerian ESDM, dan Korea Selatan sepakat memperdalam kerja sama bilateral dengan mendatangani Nota Kesepahaman (MoU). Foto/Dok
JAKARTA - Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian ESDM , dan Korea Selatan sepakat memperdalam kerja sama bilateral dengan mendatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) di bidang pengembangan critical minerals ( mineral kritis ).

Baca Juga: Perluasan Pabrik Refinery Mineral, Menko Airlangga Sebut Bupati Gresik Jadi Bupati Tembaga



Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk kolaborasi kedua negara sebagai tindak lanjut pertemuan The Indonesia - Korea Energy Forum (IKEF).

"Melalui MoU ini kedua negara dapat bertukar informasi dan sumber daya manusia di sektor critical minerals serta mendukung kerja sama proyek antarsektor swasta kedua negara," kata Menteri Arifin dikutip Rabu (23/2/2022).

Mineral kritis merupakan mineral masa depan yang dibutuhkan, mengikuti perkembangan teknologi untuk memperoleh energi yang lebih bersih. Dapat digunakan pada kendaraan bermotor listrik maupun berbagai keperluan lain.

Menteri Arifin mengakui sejak memiliki perjanjian (agreement) antara Indonesia dengan Republik Korea terkait kerja sama di bidang energi dan mineral, ditandatangani pada tahun 2002, kedua negara saling menjalin hubungan yang baik di tingkat pemerintahan maupun sektor swasta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!