Pangkas Sepertiga Impor Gas Rusia, UE Serukan Kebangkitan Energi Nuklir
Sabtu, 05 Maret 2022 - 07:00 WIB
Terkait kontrak gas dengan Rusia akan diputuskan minggu depan. Hal itu akan berpenaruh terhadap Rusia, mengingat UE 40% impor gas bumi dari Rusia.
Komisaris Energi UE Kadri Simson mengatakan, UE pekan ini akan mengeluarkan skenario kebijakan baru terkait impor gas dari Rusia. Terjadinya invasi Rusia ke Ukraina, UE mendorong kembali meningkatkan kembali tenaga pembangkit nuklir.
Ia bahkan mengisyaratkan akan melunakkan penentang terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir, sebuah pergeseran yang didukung oleh IEA. "Perang Rusia-Ukraina telah mendorong memilih kembali ke sumber aseli energi mereka," kata dia.
Baca Juga: Ukraina Sebut Pasukan Rusia Rebut Pembangkit Nuklir Zaporizhzhia
Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol mengungkapkan, kebijakan UE telah menggugah kembali negara-negara yang selama ini memensiunkan pembangkit nuklir. "Tapi mungkin masih ada manfaat untuk meninjau kembali keputusan tersebut," kata dia.
Komisaris Energi UE Kadri Simson mengatakan, UE pekan ini akan mengeluarkan skenario kebijakan baru terkait impor gas dari Rusia. Terjadinya invasi Rusia ke Ukraina, UE mendorong kembali meningkatkan kembali tenaga pembangkit nuklir.
Ia bahkan mengisyaratkan akan melunakkan penentang terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir, sebuah pergeseran yang didukung oleh IEA. "Perang Rusia-Ukraina telah mendorong memilih kembali ke sumber aseli energi mereka," kata dia.
Baca Juga: Ukraina Sebut Pasukan Rusia Rebut Pembangkit Nuklir Zaporizhzhia
Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol mengungkapkan, kebijakan UE telah menggugah kembali negara-negara yang selama ini memensiunkan pembangkit nuklir. "Tapi mungkin masih ada manfaat untuk meninjau kembali keputusan tersebut," kata dia.
(nng)
Lihat Juga :