Pertamina Berencana Sederhanakan Jenis BBM di Indonesia
Senin, 15 Juni 2020 - 16:51 WIB
Foto/SINDOnews
JAKARTA - PT Pertamina tengah mengkaji terkait jumlah produk BBM yang dikeluarkan perusahaan. Kajian dilakukan seiring rencana Menteri BUMN Erick Thohir yang bakal mengurangi produk BBM karena jumlahnya kurang efektif.
Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, produk BBM yang akan dikurangi akan mengacu pada aturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yaitu mengenai pembatasan research octane number (RON) atau oktan BBM yang dipakai.
"Jadi ada regulasi KLHK yang menetapkan bahwa untuk menjaga polusi udara ada batasan di RON berapa, di kadar emisi berapa. Jadi nanti yang kita prioritaskan produk yang ramah lingkungan, karena kita sesuai arahan dan intruksi Pak Menteri BUMN," kata dia dalam diskusi bersama di Jakarta, Senin (15/6/2020).
Kalau mengacu pada pembatasan RON itu, besar kemungkinan jenis produk BBM yang dihapus adalah jenis Premium yang memiliki ron paling rendah sehingga berdampak buruk pada lingkungan. ( Baca: Antisipasi Lonjakan Tagihan Tak Wajar, Saatnya Ganti Teknologi Meter Listrik )
Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, produk BBM yang akan dikurangi akan mengacu pada aturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yaitu mengenai pembatasan research octane number (RON) atau oktan BBM yang dipakai.
"Jadi ada regulasi KLHK yang menetapkan bahwa untuk menjaga polusi udara ada batasan di RON berapa, di kadar emisi berapa. Jadi nanti yang kita prioritaskan produk yang ramah lingkungan, karena kita sesuai arahan dan intruksi Pak Menteri BUMN," kata dia dalam diskusi bersama di Jakarta, Senin (15/6/2020).
Kalau mengacu pada pembatasan RON itu, besar kemungkinan jenis produk BBM yang dihapus adalah jenis Premium yang memiliki ron paling rendah sehingga berdampak buruk pada lingkungan. ( Baca: Antisipasi Lonjakan Tagihan Tak Wajar, Saatnya Ganti Teknologi Meter Listrik )
Lihat Juga :