Paling Murah di Kelasnya, Harga Pertalite Diharapkan Stabil

Selasa, 08 Maret 2022 - 13:38 WIB
Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Mulyanto mengapresiasi langkah pemerintah yang mempertahankan harga jual Pertalite, kendati harga minyak dunia saat ini terus naik akibat dampak perang Rusia-Ukraina.

"Kita harus menjaga harga Pertalite ini stabil karena mayoritas pengguna kendaraan memakai BBM jenis ini," ujarnya, Selasa (8/2/2022).

Mulyanto menilai, kenaikan harga Pertalite dapat menaikkan harga barang-barang lainnya sehingga memicu inflasi. Hal itu pada akhirnya akan membuat daya beli masyarakat yang sudah terdampak pandemi akan menjadi semakin lemah. "Penerimaan dari ekspor batu bara, CPO, tembaga, nikel dan lain-lain, semoga cukup untuk menahan kenaikan dari impor BBM tersebut," imbuhnya.

Bahkan, Mulyanto mendukung agar pemasaran Pertalite diperluas, menjangkau seluruh kawasan di Tanah Air. Hal itu menurutnya sangat dimungkinkan karena Pertamina memiliki lebih dari 6.000 unit SPBU di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Deputi III Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Montty Girianna menyebutkan bahwa harga Pertalite dipastikan tidak akan naik dalam waktu 5-6 bulan kendati harga jual Pertalite saat ini sudah lebih rendah jika dibandingkan harga keekonomiannya.

Kebijakan menahan harga jual Pertalite merupakan bentuk kepedulian pemerintah dan Pertamina dengan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang masih tertekan akibat kenaikan harga-harga dan kelangkaan beberapa komoditas kebutuhan pokok.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!