Mal-Mal Lippo Dibuka, Saham LPKR Menguat
Selasa, 16 Juni 2020 - 12:45 WIB
Pembukaan kembali mal-mal atau pusat perbelanjaan berdampap positif terhadap saham-saham sektor ritel, termasuk LPKR. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Sejumlah pusat belanja atau mal di Ibu Kota telah kembali dibuka di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi. Pembukaan pusat-pusat perbelanjaan ini diyakini menjadi sentimen positif bagi emiten ritel.
Pada perdagangan kemarin, saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) tercatat ditutup naik 2% dibanding penutupan sebelumnya ke Rp174. Sementara pada perdagangan hari ini kembali meningkat menjadi Rp179 per saham.
Direktur Lippo Karawaci John Riady memastikan, mal milik perusahaan akan memberlakukan aturan ketat untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. Salah satunya, dengan beroperasi menampung pengunjung maksimal 50%. Misalnya di Cibubur Junction, Gajah Mada Plaza, Lippo Mall Kemang, Lippo Mall Puri, Lippo Plaza Kramat Jati, Plaza Semanggi, Pluit Village, dan juga Tamini Square.
"Nantinya, setiap yang orang yang masuk nanti akan terhitung oleh teknologi smart counter. Jadi setiap orang yang masuk nanti ada penghitungan sesuai kapasitas," ungkapnya melalui keterangan tertulis, Selasa (16/6/2020).
Jika angka pengunjung telah mencapai batas maksimal 50%, sambung dia, akses masuk akan ditutup sementara hingga pengunjung yang di dalam keluar. Kemudian, kapasitas akan dimonitor setiap saat dengan teknologi komputerisasi. John menambahkan, mal Lippo semaksimal mungkin mengurangi kontak fisik dan sentuh seperti dengan mengupayakan uang elektronik.
Pada perdagangan kemarin, saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) tercatat ditutup naik 2% dibanding penutupan sebelumnya ke Rp174. Sementara pada perdagangan hari ini kembali meningkat menjadi Rp179 per saham.
Direktur Lippo Karawaci John Riady memastikan, mal milik perusahaan akan memberlakukan aturan ketat untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19. Salah satunya, dengan beroperasi menampung pengunjung maksimal 50%. Misalnya di Cibubur Junction, Gajah Mada Plaza, Lippo Mall Kemang, Lippo Mall Puri, Lippo Plaza Kramat Jati, Plaza Semanggi, Pluit Village, dan juga Tamini Square.
"Nantinya, setiap yang orang yang masuk nanti akan terhitung oleh teknologi smart counter. Jadi setiap orang yang masuk nanti ada penghitungan sesuai kapasitas," ungkapnya melalui keterangan tertulis, Selasa (16/6/2020).
Jika angka pengunjung telah mencapai batas maksimal 50%, sambung dia, akses masuk akan ditutup sementara hingga pengunjung yang di dalam keluar. Kemudian, kapasitas akan dimonitor setiap saat dengan teknologi komputerisasi. John menambahkan, mal Lippo semaksimal mungkin mengurangi kontak fisik dan sentuh seperti dengan mengupayakan uang elektronik.
Lihat Juga :