PLN Latih Ibu-ibu Karuwisi Olah Sampah Jadi Produk Bernilai

Sabtu, 26 Maret 2022 - 18:37 WIB
"Bantuan ini menjadi wujud kepedulian PLN , sesuai dengan SDGs/TPB dengan tujuan pembangunan berkelanjutan terkait konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab yang nantinya dapat mendorong pengembangan dan pemberdayaan kelompok wanita, sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat," ujar Roesmin.

Roesmin berharap, bantuan ini dapat meningkatan pengetahuan masyarakat bahwa sampah dapat bernilai ekonomis. Selain itu juga dapat meningkatkan pendapatan yayasan sebagai penggerak roda perekonomian dan mengelola lingkungan lokal.

Baca juga: Pencurian Kabel Bawah Tanah Digagalkan Warga Palmerah

Bank Sampah Unit (BSU) Salimah Kariwusi merupakan yayasan yang bergerak di bidang pengelolaan sampah lingkungan, dengan tujuan pengendalian sampah dengan penanganan 3R (reuse, reduce, dan recycle).

Setiap dua pekan, BSU Salimah Kariwusi berhasil mengumpulkan 40 kg sampah anorganik, berupa plastik, botol/kaleng minuman dan kresek, yang kemudian didaur ulang menjadi tempat tisu dan buah, tas belanja (totebag) yang bernilai Rp50 ribu hingga Rp250 ribu per item.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!