Komitmen Membangun TokoVerse, Ekosistem Blockchain Holistik Pertama di Indonesia
Sabtu, 23 April 2022 - 07:36 WIB
Pengembangan bisnis Tokocrypto tidak hanya berhenti hanya sebagai exchange atau perdagangan aset kripto saja. Dalam perjalanannya, memperluas pemanfaatan teknologi blockchain di Indonesia. Foto/Dok
JAKARTA - Memperkokoh posisi sebagai platform teknologi terdepan, Tokocrypto mengusung inisiatif ekosistem blockchain , TokoVerse. Pembentukan TokoVerse ini merupakan tonggak sejarah baru yang menandai evolusi Tokocrypto dari platform perdagangan aset kripto , menjadi sebuah ekosistem terintegrasi yang memanfaatkan teknologi masa depan, yakni blockchain.
Baca Juga: IMF Memperingatkan Bahaya Mata Uang Kripto di Pasar Negara Berkembang
CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai menjelaskan, sejak awal berdiri pada tahun 2018, Tokocrypto terus berkomitmen menciptakan industri aset kripto lebih legitimate dan mainstream di Indonesia, melalui pengembangan inovasi teknologi dan upaya-upaya edukasi dengan membawa manfaat yang lebih besar bagi perekonomian Tanah Air.
“Pencapaian Tokocrypto sejak aplikasi kami diluncurkan empat tahun tahun lalu merupakan bukti kepercayaan nasabah, partner bisnis dan investor terhadap visi dan model bisnis yang kami kembangkan. Pertumbuhan Tokocrypto sangatlah pesat. Dari 2020 hingga 2021, jumlah transaksi harian yang diproses dalam platform kami melesat 754% dan telah mencapai lebih dari USD191 juta atau setara Rp 2,7 triliun,” kata Kai.
Pengembangan bisnis Tokocrypto tidak hanya berhenti hanya sebagai exchange atau perdagangan aset kripto saja. Dalam perjalanannya, Tokocrypto memperluas pemanfaatan teknologi blockchain di Indonesia, dengan menghadirkan TokoVerse untuk membangun ekosistem blockchain yang berkelanjutan di Indonesia.
Pengembangan platform di ekosistem TokoVerse memanfaatkan kombinasi sinergis mulai dari domain Decentralized Finance (DeFi), GameFi dan Non-fungible token (NFT). Ekosistem ini didirikan dengan dorongan adopsi dari perkembangan industri aset kripto di Tanah Air.
Baca Juga: IMF Memperingatkan Bahaya Mata Uang Kripto di Pasar Negara Berkembang
CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai menjelaskan, sejak awal berdiri pada tahun 2018, Tokocrypto terus berkomitmen menciptakan industri aset kripto lebih legitimate dan mainstream di Indonesia, melalui pengembangan inovasi teknologi dan upaya-upaya edukasi dengan membawa manfaat yang lebih besar bagi perekonomian Tanah Air.
“Pencapaian Tokocrypto sejak aplikasi kami diluncurkan empat tahun tahun lalu merupakan bukti kepercayaan nasabah, partner bisnis dan investor terhadap visi dan model bisnis yang kami kembangkan. Pertumbuhan Tokocrypto sangatlah pesat. Dari 2020 hingga 2021, jumlah transaksi harian yang diproses dalam platform kami melesat 754% dan telah mencapai lebih dari USD191 juta atau setara Rp 2,7 triliun,” kata Kai.
Pengembangan bisnis Tokocrypto tidak hanya berhenti hanya sebagai exchange atau perdagangan aset kripto saja. Dalam perjalanannya, Tokocrypto memperluas pemanfaatan teknologi blockchain di Indonesia, dengan menghadirkan TokoVerse untuk membangun ekosistem blockchain yang berkelanjutan di Indonesia.
Pengembangan platform di ekosistem TokoVerse memanfaatkan kombinasi sinergis mulai dari domain Decentralized Finance (DeFi), GameFi dan Non-fungible token (NFT). Ekosistem ini didirikan dengan dorongan adopsi dari perkembangan industri aset kripto di Tanah Air.
Lihat Juga :