Jelang Idulfitri, Menko Airlangga Tinjau Rantai Logistik dan Travel Bubble di Kota Batam

Kamis, 28 April 2022 - 09:00 WIB
Menko Airlangga Hartarto saat meninjau Pelabuhan Batu Ampar, Batam. Foto/KemenkoPerekonomian
JAKARTA - Salah satu fokus utama yang diperlukan dalam upaya pemulihan ekonomi nasional adalah membangun rasa aman bagi masyarakat, khususnya pelaku ekonomi, agar bisa beraktivitas dengan normal dan dapat memanfaatkan insentif yang disediakan pemerintah untuk sektor ekonomi dengan baik. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah yakni dengan menjaga keberlangsungan rantai pasok nasional.

Baca juga: Pemerintah Larang Ekspor Semua Produk CPO dan Turunannya Serta Tindak Tegas Pelanggar



Dalam kunjungan kerja di Kota Batam pada Rabu (27/04/2022), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga melakukan peninjauan ke Pelabuhan Batu Ampar yang menjadi salah satu bagian dari National Logistic Ecosystem (NLE). Pelabuhan tersebut berperan menjadi International Transhipment Hub dengan kegiatan utama sebagai alih kapal/transshipment, jasa bongkar muat yang mencapai 6,7 juta TEUs per tahun, jasa penumpukan barang dengan container yard seluas 112 hektare, jasa pandu dan tunda kapal, serta ship to ship dan floating storage unit (FSU).

Tahapan pengembangan jangka pendek (2021-2025) memiliki estimasi biaya investasi Rp1,65 triliun dan kapasitas bongkar muat sebesar 1,6 juta TEUs (dari saat ini yang sejumlah 600 ribu TEUs). Sementara, untuk jangka menengah (2026-2030) estimasi biaya investasinya adalah Rp8,24 triliun dan kapasitas bongkar muat 4,6 juta TEUs.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!