Pentingnya Sinergi Dunia dalam Pengelolaan Lahan Gambut

Jum'at, 06 Mei 2022 - 09:15 WIB
Menurut Haruni, platform tersebut dirancang untuk menjadi tujuan bagi semua orang yang ingin mencari informasi tentang pengelolaan gambut. Platform ini juga bisa menjadi tempat saling bertukar pengetahuan dan hasil penelitian, serta peningkatan kapasitas dalam pengelolaan gambut.

"Platform ini juga bisa dimanfaatkan oleh media untuk membantu penyebarluasan kebijakan dan praktik terbaik dalam pengelolaan gambut," kata Haruni.

Sementara itu Deputy Director APP Sinar Mas Iwan Setiawan menjelaskan pengelolaan gambut diawali dengan pemetaan topografi menggunakan LiDAR. Berdasarkan peta topografi gambut itu, APP Sinar Mas merancang zonasi tata air pada konsesinya yang berada di lahan gambut. Pembuatan sekat kanal dan monitoring juga dilakukan agar tinggi permukaan air tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah.

Pemetaan LiDAR telah menjelajah 11.000 kilometer untuk memetakan lahan gambut di pesisir Timur Sumatra dan Kalimantan Barat. Sampai saat ini lebih dari 4,5 juta hektare lahan gambut di pesisir Sumatra terpetakan.

Iwan mengatakan karena gambut harus dilakukan dengan pendekatan lanskap maka penting untuk melibatkan masyarakat dalam pengelolaan gambut. “Masyarakat di desa harus mendapat pendampingan untuk peningkatan kapasitas dalam mengelola gambut dan manajemen tata airnya,” kata Iwan.

Kepala Sub Direktorat Perlindungan Gambut KLHK Muhamad Askary mengatakan, sebagai pemilik 24,6 juta hektare gambut, Indonesia berkomitmen untuk mengelola gambut secara berkelanjutan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!